Learn to Be A True Muslimah

Belajar Al Qur`an (Umur 66 bisa hafal Qur”an dan Faham isinya?)

Posted by: annisa1 on: 4 Juli 2009

Pertanyaan

Usia saya sekarang 66 tahun. Saya ingin mendalami Islam hingga akhir hayat. Tetapi masa lalu saya penuh dengan sekuler, belajar teknologi komputer, belajar bahasa Inggris, Belanda. Mendalami bidang manajemen. Sangat sedikit berkaitan dengan islam, walaupun sentuhan selalu ada melalu sholat (yang sholatnya compang camping), membaca buku-buku tentang Islam (tidak mendalam), dan cinta kepada Islam.

Pertanyaannya: Bisakah orang seperti saya belajar menghafal Quran dan mengerti kandungan isinya?

Achmad Siswono

Jawaban

Bapak Achmad Siswono yang dirahmati Allah, bersyukur lah bapak karena telah mengetahui banyak ilmu seperti yang bapak sampaikan di atas. insya Allah ilmu yang pernah bapak pelajari tidak akan sia-sia. selagi bapak gunakan dalam rangka memajukan agama Islam yang mulia ini.

Subhanallah, saya sangat bangga dan senang sekali mengetahui keinginan bapak yang sudah berusai lanjut, untuk  menghafal Al-Qur’an, terlebih mengerti isinya.

Siapapun dia,anak-anak, remaja, dewasa atau orang yang yang berusia lanjut, laki-laki maupun wanita, bila mana memiliki keinginan kuat dalam melaksanakan suatu pekerjaan dan diringi denga niat ikhlash, insya Allah kemudahanlah yang akan dia dapati. terlebih keinginan itu adalah untuk menghafal Al-Qur’an. Allah SWT mengulang firman-Nya sampai empat kali di dalam surat yang sama, yaitu surat Al-Qamar, surat ke-54

???? ????? ?????? ????? ??? ?? ????

“Dan sungguh telah kami mudahkan Al-Qur’an untuk diingat, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?”

Di suatu wilayah di Jakarta Timur, ada seorang ibu yang berusia lebih dari 50 tahun, dalam waktu kurang lebih 5 tahun, alhamdulillah telah tamat menghafal Al-Qur’an 30 juz, bukan juz 30. tentunya ada beberapa tahapan yang dilalui sang ibu. diantaranya dia mulia dari memperbaiki tilawah(bacaan) Al-Qur’an sampai ke tingkat boleh menghafal setelah mendapat izin dari pembimbingnya.

Siang malam sang ibu tak terlepas dari membaca, menghafal dan mengulang-ulang ayat-ayat Al-Qur’an. bahkan sambil mamasakpun beliau tidak terlepas dari melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an. Ini barang kali satu contoh di Jakarta. Ada satu contoh lain di wilayah Jawa Timur sekitar tahun 90-an, ada seorang nenek yang hafal Al-Qur’an 30juz setelah dia merutinkan dirinya untuk terus khatam membaca Al-Qur’an setiap bulan. Tak terasa ternyata tanpa disangka dia dapat membaca ayatayat Al-Qur’an tanpa harus melihat mushaf Al-Qur’an.

Oleh karenanya baik sekali bila mana bapak banyak membaca buku-buku yang berkaitan dengan kegiatan menghafal Al-Qur’an. Diantaranya buku “Kiat Sukses Menjadi Hafizh Da’iyah” karya Ust. Abdul Aziz Abdurrauf Al-Hafizh, Lc, MA hafizhahullah.

Kemudian untuk mengerti kandungan dan isi al-Qur’an tentunya juga mudah sama mudahnya ketika kita menghafal Al-Qur’an. Karena ketika Allah SWT memudahkan Al-Qur’an untuk dihafal, disitu pula Dia akan memudahkan kita dalam memahami kandungan dan isi Al-Qur’an. Banyak terjemahan dan tafsir Al-Qur’an yang mudah kita peroleh, namun alangkah baiknya bila kita memiliki perangkat untama dalam memahami Al-Qur’an, yaitu Bahasa Arab. Bahasa Arab mudah dipelajari dan perlu. dikatakan sangat mudah, karena betapa banyak orang non arab yang suksek dalam menuntut ilmu sehingga banyak diantara mereka menjadi guru bagi orang arab yang berlidah asli arab.

Oleh karenanya banyak bergaulah bapak dengan orang-orang yang selama ini selalu berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Semoga Allah SWT memudahkan bapak dan kita semua dalam menghafal serta memahami kandungan dan isi al-Qur’an. Aamiin.

Wallahu ‘alam bishshawab.

= = = = =

Sumber : http://muntadaquran.net/web/index.php?option=com_content&view=article&id=77

Tinggalkan Balasan

Arsip

Kategori