Learn to Be A True Muslimah

Pesantren Kilat Ramadhan

Posted on: 24 Agustus 2010

Bismilah..

Hari Selasa-Kamis, tepatnya tanggal 10-12 Agustus 2010 FAAI (Forum Aktualisasi Anak Islam) mengadakan acara Pesantren Kilat di SD Amanah Ummah, Gading, Solo. Seluruh panitia FAAI adalah muslimah yang berasal dari beberapa kota/kabupaten di Karesidenan Surakarta… Acara ini diikuti oleh anak-anak usia SD baik putra maupun putri di daerah Solo dan sekitarnya.

Aku menjadi salah satu panitia dari acara tersebut. Awalnya, aku khawatir tidak bisa membantu sahabat-sahabatku dalam acara ini karena kukira mahad tahfidz masih masuk. Alhamdulillah ternyata libur, dengan hati gembira aku bergabung dengan teman-teman. Awalnya aku bertugas melayani peserta di bagian registrasi di Masjid AL-Ikhlas. Para peserta sebagian besar diantar oleh ibu mereka. Ada ibu-ibu yang berpesan pada kami mengenai sifat anaknya, misal : tidak boleh minum es, takut kalau mau bilang ke kamar kecil-jadi kami harus menawarkan pada para peserta sebelum acar a dimulai “Siapa yang mau ke kamar kecil?” dll.  Ternyata anak-anak itu unik.

Acara dimulai menjelang ashar diisi dengan perkenalan dan games-games seru untuk anak-anak. Para sahabatku memang pandai menghidupkan suasana sehingga para peserta pun memperhatikan dengan baik dan ikut aktif dalam permainan tersebut. Hari pertama Pesantren Kilat saat itu belum puasa. Petugas konsumsi datang membawakan gelas-gelas, kue, dan snack. Anak-anak diberi makanan, asal mau duduk rapi dan mematuhi perkataan atau nasihat ustadzah. Mereka dipanggil satu demi satu untuk mendapatkan gelas yang sudah diberi nama sesuai nama mereka. Tiap anak bertanggung jawab terhadap gelasnya masing-masing.

Setelah acara makan-makan, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok. Kelompok putra diberi nama dengan nama-nama para nabi, seperti “Ibrahim” dan “Muhammad”. Kelompok putri diberi nama dengan nama-nama shohabiyah, seperti ‘Aisyah’, ‘Hafshoh’, dll. Saat itu, aku mendapat tugas untuk membimbing kelompok “Aisyah”.

Acara-acara lain yang diikuti para peserta antara lain:

1. MURI-Q (Murattal Irama Qur’an)

2. Tilawah quran

3. Pemutaran Film

4. Dongeng

5. Keterampilan Membuat Origami

6. Olahraga dan Games

Biasanya tilawah dilakukan ba’da sholat dibimbing oleh murabbi masing-masing kelompok. Tilawah pertama adalah membaca Surat Ar-Rahman (juz 27). Subhanallah, ternyata, salah satu murid yang kubimbing ternyata telah menghafalnya meski belum seluruhnya. Padahal setahuku, anak-anak SDIT itu standar hafalannya dari sekolah  mencapai juz 30, 29, dan 28. Barangkali orang tuanya sering memperdengarkan Surat Ar-Rahman Ahmad Thoha.

MURI-Q dilaksanakan pada malam hari setelah sholat tarawih. Pengajarnya adalah salah satu sahabatku yang telah mendapat bimbingan khusus dari Ustadz Dzikron Al-Hafidz. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, karena memang amat menarik, membaca iqro dengan lagu murottal.. sehingga tidak membosankan.. Apalagi basmalahnya ada beberapa jenis lagu.

Setelah acara MURI selesai, aku berdiskusi dengan sahabatku yang tadi mengajarkan MURI. “Ko bisa diajar Ustadz Dzikron gimana ceritanya?”, tanyaku. Ia menceritakan pengalamannya, aku menyimak perkatannya. Aku sendiri belum tahu Ustadz Dzikron itu yang mana, hatiku berkata, semoga suatu saat aku juga bisa bertemu beliau dan belajar dari beliau…

Alhamdulillah beberapa hari setelah itu, ternyata aku bisa bertemu beliau saat shalat tarawih di masjid Istiqlal Solo. Saat itu aku di shaf putri, beliau mengisi kajian setelah mengimami shalat tarawih… Alhamdulillah lagi, pada hari Ahad di bulan Ramadhan ini diadakan pelatihan MURI-Q di Islamic Center Pabelan. Aku termasuk peserta yang datang bersama sahabat-sahabat tahfidz yang lain. Dalam acara itu diajarkan secara lebih mendetail tentang MURI-Q dengan menggunakan buku panduannya secara langsung. Suatu saat aku pun ingin menhgajarkan pada dik-adikku dan anak-anak TPA  di sekitar rumah.. sehingga mereka bisa menjadi semakin mencintai Al-Qur’an.

Alhamdulillah..

Amin

About these ads

2 Tanggapan to "Pesantren Kilat Ramadhan"

bismillah
tadi pagi, senin, ane denger tausiyah dari ustadz dzikron di radio. setelah sebelumnya, sabtu malam ane mendengar berita tentang wafatnya beliau, ane jadi terharu ketika ndengerin tausiyah itu.
ane pertama bertemu beliau saat pesantren kilat sma kelas 1, ane di sekolah negeri yang tidak banyak mengajarkan ilmu diin, kami diajari beliau baca qur’an… dan kami pun jatuh cinta pada qur’an.
ane browsing di dunia maya tentang ustadz dzikron, sekadar untuk menumbuhkan kenangan tentang beliau, ane nemu blog anti. ane baca pengalaman anti tentang beliau…
ane tahu bahwa beliau telah berbuat banyak untuk umat,
ane sadar bahwa kita belum berbuat banyak…
ane termenung… siapa yang akan menggantikan beliau…

yaa Allah, berikan tempat yang mulia kepada ustadz dzikron di sisi-Mu… dan berikan kepada umat ini pengganti yang lebih baik untuk bisa mengajarkan kami kitab-Mu yang mulia. amiin

[...] Pesantren Kilat Ramadhan Tag: ustadz dzikron al hafidz LikeBe the first to like this post. [...]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 302,210 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 70 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: