Learn to Be A True Muslimah

Kuntum Bunga yang Terjaga (Puisi)

Posted on: 8 November 2009

Oleh : Annisa Sholihah

Sekuntum bunga mawar tumbuh di rimba…
Sungguh indah mahkotanya, jarang sekali orang dapat melihatnya
Sungguh tajam durinya, belum ada yang berani menyentuhnya
Sungguh unik mahkotanya, tidak ada satu bungapun yang menyamainya

Wahai bunga mawar di rimba…
Jika sang kumbang datang dengan rayuan tari indahnya…
Janganlah engkau langsung tergoda !
Janganlah engkau mudah terpedaya !

Mawar itu bertanya….
Mengapa begitu…?
Bisa saja ia hanya ingin menatap indah mekarmu
Atau hanya ingin mencium bau wangimu

Wahai bunga mawar di rimba…
Jadilah kuntum bunga yang terjaga…
Jadilah BUNGA ISLAM yang terpelihara….

Iklan

3 Tanggapan to "Kuntum Bunga yang Terjaga (Puisi)"

kereen sekali puisinya 😀

Subhanalloh, puisi yg indah, memang bgtu sharusnya, seorang muslimah harus pande jg khormatan, jgn cpat tergoda oleh ungkapan2 manis pra pmuda.

empp bagus’X puisi nhe …
membuat qt sdar bahwa jgnn termakan rayuan -rayuannya ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 725.528 hits
Iklan
%d blogger menyukai ini: