Learn to Be A True Muslimah

Tanyalah pada Hati (Puisi)

Posted on: 27 November 2010

Hati, berbicaralah kepadaku..

Berilah aku nasihat yang murni

tentang kebaikan dan kemuliaan..

Berilah aku nasihat yang sejati

agar aku bisa benar-benar mengenal Rabb semesta alam

 

Wahai diri, tahukah engkau..

mengapa engkau diciptakan?

Wahai hati, diriku diciptakan untuk beribadah.. semata-mata kepada Allah

 

Wahai diri, tahukah engkau..

mengapa aku (hati) diciptakan?

Wahai hati, engkau diciptakan adalah untuk mencintai Allah

 

Wahai diri, apa yang engkau rasakan dalam hidupmu?

Kdang aku bersedih, kadang aku bergembira akan sesuatu

 

Wahai diri, mengapa engkau bersedih?

Apakah sedihmu benar-benar karena Allah?

Bukankah Allah telah banyak memberi nikmat kepadamu?

Bukankah Allah telah mengabulkan doa-doamu?

 

Wahai hati, benar, Allah telah mengabulkan doa-doaku..

Aku berdoa agar Allah mencintaiku.

Dan ia mengabulkannya dengan memberi ujian padaku..

Ujian adalah tanda cinta Allah..

sehingga aku bisa lebih dekat dengan-Nya..

sehingga aku tahu, tidak bisa melakukan sesuatu.. tanpa pertolongan-Nya

 

Wahai diri, apa yang engkau inginkan saat ini?

Aku ingin menjadi wanita shalihah.. yang dirindukan oleh surga

Aku ingin menjadi wanita yang menjaga iffah dan muru-ah dirinya

Aku ingin menjadi wanita yang hatinya senantiasa banyak mengingat-Nya

Aku ingin memiliki hati sesuai dengan hakikat diciptakannya..

yaitu, untuk mencintai Allah..

 

Ya Allah, jika hati orang yang mencintai itu..

ditawan oleh yang dicintai..

Maka cintailah aku, ya Allah..

agar tiada lagi yang menawannya.. selain-Mu

Ya Allah, jagalah kemurnian hatiku..

Ya Allah, kutitipkan hati ini kepada-Mu

= = =

Wahai saudariku, ternyata untuk menjadi wanita sholihah itu amat sulit. Ia harus menjaga dirinya dari badai fitnah yang mengintainya.. dan lebih utamanya.. jangan sampai ia menjadi  fitnah bagi laki-laki. Ia harus tegas untuk memilih sesuatu yang terbaik untuknya.. menurut aturan Allah.

Oleh karena itu, marilah kita menjaga diri kita, marilah kita mendekatkan diri kepada Allah. Jauhi dosa-dosa besar dan jangan meremehkan dosa kecil. Kemaksiatan/dosa kecil, jika dibiarkan akan menjadi dosa besar. Akibatnya, dosa itu membuat hati kita menghitam dan mengeras.. bahkan bisa lebih keras dari batu. Kenapa? Karena batu saja bisa tebelah oleh akar pohon yang lembut.. Gunung saja bisa hancur karena takut pada Allah. Kalau hati yang membatu, nasihat selembut apapun tidak bisa masuk ke dalamnya.

Hati yang bermaksiat tentu akan sulit menerima cahaya ilmu. Ilmu tidak akan diberikan kepada kepada orang yang suka bermaksiat pada Allah.  Ilmu teragung adalah al-Qur’an.. dan al-Qur’an tidak bisa dipahami kecuali oleh hati yang suci.

= = =

Ya Allah, jadikan hati ini bahagia dengan pemberian-Mu

jadikan hatiku dan hati saudara-saudaraku seiman ini tetap murni..

sehingga takut melakukan kemaksiatan karena tahu pengawasan-MU dan takut akan siksa-MU. Amin

Iklan

3 Tanggapan to "Tanyalah pada Hati (Puisi)"

ken, tambah lagi dong puisi – puisi yang indah………
okeh

Ketika kau masih bayi
aku mengajakmu ke dunia Malaikat
kau bisa tersenyum melihat Malaikat mengitarimu,
Ketika kau beranjak remaja
kau mulai kotori diriku dengan dosa
sampai usiamu senja
kau masih tetap berlumuran dosa
Bersihkanlah aku….
hingga kita kembali nikmati masa itu
bersenda gurau dengan Malaikat,
berbincang mesra dengan Tuhan…

aku….. adalah hatimu.

salam kenal…
kunjungi repository unand
terima kasih ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 702,788 hits
Iklan
%d blogger menyukai ini: