Learn to Be A True Muslimah

Masuk lagi, Semangat!

Posted on: 1 Maret 2011

Alhamdulillah, pada hari Senin tanggal 28 Februari 2011 kemarin, kami masuk lagi, memasuki semester baru. Biasanya awal masuk semester itu semangat dari para santriwati meluap-luap. Kalau bisa maju paling awal. Tetapi ada yang berbeda di semester ini. Kami tidak diperbolehkan menambah hafalan baru sampai seluruh juz yang diujikan pada semester kemarin, disetorkan lagi di hadapan ustadzah. Ana tidak tahu tentang hal ini, padahal ana dah siap-siap mau maju setoran baru. Ya udah, nanti ana izin ke ustadzah aja..

Alhamdulillah, ternyata ana dapat izin dari ustadzah untuk setoran, padahal teman-teman yang lain muraja’aah. Tentu hal ini bukan tidak ada alasannya. Ada alasan kuat yang menyebabkan ustadzah mengizinkan.

Ana maju setoran satu surat yang panjangnya kira-kira setengah juz. Meski majunya setengah juz, tapi ini setara dengan waktu membaca satu juz, karena untuk hafalan baru, tiap halaman harus dibaca dua kali dahulu, baru pindah ke halaman berikutnya. Waktu liburan kugunakan untuk menambah hafalan di rumah, sehingga ketika maju, bisa langsung maju banyak. Muraja’ah ana di hadapan ustadzah sedikit, cuma muraja’ah juz baru.. karena ana majunya ba’da ashar dan waktunya hampir habis. Sedangkan teman-temanku, mantap! Majunya ba’da dhuhur. Langsung deh muraja’ah 3 juz atau lebih. Tapi karena majunya banyak-banyak, yang lain jadi tidak bisa maju hari itu karena tempat duduk santri hanya tiga. Alhamdulillah, ana termasuk yang dapat kursi, meskipun ba’da ashar.. Alhamdulillah..

Sebelum pulang, ustadzah membagikan buku pantauan kepada para santri. Ana berbisik pada teman di sampingku, “Ukh, pasti di buku kita sudah ditulisi PR banyak bangeet!”. Benar saja, di buku ana, sudah ada tulisan: 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30 di kolom muraja’ah. Artinya tugasku adalah memuraja’ah seluruh juz itu. Kalau belum bisa, maka bertahap dan semakin bertambah hari harus bertambah jumlah juznya. Juz yang sudah dimuraja’ah dilingkari. Ini sebagai kontrol dari ustadzah agar diketahui apakah hafalannya masih terpegang atau tidak. Ustadzah ana memang tipe ngajarya suka: banyak muraja’ah, nambah hafalan sedikit tidak apa tapi istiqomah. Beliau pernah bilang: ISTIQOMAH ITU MAHAL!

= = = = =

Semangat!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: