Learn to Be A True Muslimah

Bedah Buku: Santri-Santri Dahsyat

Posted on: 22 Maret 2011

Bismillah..

Alhamdulilah, kemarin diadakan bedah buku dengan judul “Santri-santri Dahsyat” di Masjid Al-Huda, Nirbitan, Solo. Hampir saja ana tidak bisa mengikuti acara ini karena ada tugas dari ustadzah untuk mengetik laporan tujuh lembar untuk bulan ini. Alhamdulillah, akhirnya ana bisa ikut karena laporannya ada yang belum lengkap, harus dilengkapi dulu dan perlu musyawarah dengan ustadzah yang lain dulu.

Apa isi bedah buku ini?

Sedikit ana ceritakan ya.. Isinya tentang biografi para ulama zaman dulu yang sangat giat dalam beribadah, mencari ilmu, dan menulis karya ilmiah berupa kitab2 yang sebagiannya bisa kita baca sekarang ini. Pendahuluan buku ini berisi syair yang dibuat oleh Imam Syafi’i (alhamdulillah, peserta dapat bukunya gratis..๐Ÿ™‚ ). Lho, sepertinya ana pernah baca syair ini, di buku favoritku.. Setelah kulihat di catatan kaki.. ternyata benar.. Kata-kata syair itu diambil dari muqoddimah kitab Riyadhus Sholihin, karya Imam Nawawi..

Setelah itu diceritakan tentang kebiasaan Imam Syafi’i di waktu malam. Beliau membagi waktu malamnya menjadi tiga. Trus Kisah Imam Ahmad, Imam Subki, Imam Ibnul Jauzi dan imam2 yang lain.. yang paling lucu: Kisah Imam Daqiqil “id..๐Ÿ™‚

Acara ini dibedah oleh pengarangnya, yaitu Ustadz Abu Zaidan. Beliau memberi semangat pada pendengar agar suka membaca biografi orang-orang shalih karena rahmat akan turun dan akan timbul semangat untuk meniru mereka.

Ustadz ini udah hafal qur’an lho.. Trus, nasihat yang paling kuingat dari beliau yang berkaitan dengan tahfidz adalah: 1. sebelum menghafal, maka sholatlah dua rakaat dulu, meminta pertolongan kepada Allah; 2. Sukalah menghadiri majlis ilmu, dan niatkan bahwa datang ke majlis ilmu adalah benar2 ikhlas lillahi ta’ala, benar2 untuk ilmu saja

Pesan beliau yang lain:

1. Barangsiapa punya cita-cita tinggi, maka dia menjadi orang paling letih di dunia.

2. Hidup bukanlah waktu istirahat/santai2. Waktu istirahat itu kalau di kuburan..

3. Kewajiban kita pada Al-Qur’an itu sangat banyak, misal: menghafalnya, apakah sudah hafal? memahami tiap kata dalam al-qur’an? Sudahkah kita paham? dst.. dst..

4. Sukalah membaca buku..

Insya Allah dilanjutkan lain waktu ya.. cz ini baru yang ada di kepala dan baru sempat ditulis dlm waktu singkat (n belum lihat catatan).

= = = = =

Mari menjadi Manusia Dahsyat! (Aamiin, moga bisa.. )

 

2 Tanggapan to "Bedah Buku: Santri-Santri Dahsyat"

Salam kenal.
Saya juga mau buat buku yang didekasikan para santri. Do’anya.

Oh ya? Kalau nanti sudah jadi, saya juga tidak keberatan kalau diberi bukunya. Insya Allah ana baca dan ana buatkan resensinya..๐Ÿ™‚ Thoyyib, semoga diberi kemudahan, kelancaran, dan barakah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: