Learn to Be A True Muslimah

Ijazah atau Ijab Sah?

Posted on: 28 Maret 2011

Bismillah..

Suatu hari aku berkonsultasi dengan dosen Fisika Dasar mengenai pengelolaan waktu yang baik untuk seorang mahasiswa, terkait jumlah sks yang diambil semester itu (beliau sekarang sekolah S3 di Taiwan, hampir/sudah selesai). Ana masih ingat pertanyaan beliau yang menggelikan..🙂, “Yang dicari mahasiswa itu, ijazah atau ijab sah?”

Saat itu aku tidak langsung memberikan respon. Kenapa? karena tidak paham maksud dosen tersebut. Setelah beberapa menit berpikir, baru paham. Ooh, jadi (barangkali) ada mahasiswa yang selain belajar di kampus juga ingin dapat ijazah dan/atau mendapatkan jodoh. Walah, itu kedua-duanya tidak ada dalam pikiranku saat itu. Ijazah dan ijab sah *), dua istilah itu terasa asing dalam pikiranku.

= = = = =

Suatu saat ketika aku keluar dari laboratorium pusat, aku melihat teman2ku berbincang-bincang. Aku pun bertanya, “Eh, kalian sedang membicarakan apa?”

“Nik, nanti gelar kita bukan dokterandes lagi, tapi S.Si, sarjana sains.”, jawabnya.

“Ko bisa dapat gelar, kenapa?”, tanyaku.

“Iya lah. Kalau kita kuliah S1, selain dapat ijazah, juga dapat gelar. Kalau S.Si kan bisa tahu, dulu fakultasnya apa, tapi kalau Dra., kita tidak tahu dia dulu fakultasnya apa..”, terangnya.

Saat itu aku merasa aneh.. “ijazah”? “gelar”? untuk apa ya? Lalu aku bertanya, “Trus kalau dah dapat ijazah dan gelar ngapain?”

“Ya, kita bisa nglamar pekerjaan dengan ijazah dan gelar kita.”, jawabnya.

= = = = =

Saat itu aku baru sadar, saat ketika aku sudah memasuki dunia kampus.

“Ooh, jadi kalau sekolah itu bisa dapat ijazah dan gelar ya?”, kataku dalam hati.

Lalu aku pun berimajinasi. Ketika aku sudah lulus, aku pergi untuk melamar pekerjaan. Aku sudah menyerahkan berkas2 lamaran. Lalu orang yang mewawancaraiku bertanya, “Ijazahnya mana ya, ko tidak ada?”, tanyanya.

“Ijazah apa?”, tanyaku penuh kebingungan. Lalu aku melanjutkan, “Saya bisa mendapatkan ijazah di mana?”.

“Ya di tempat sekolah mbak dulu.”, jawabnya.

“Ooh, jadi kalau sekolah itu bisa dapat ijazah ya, Pak? Terima kasih informasinya. Baiklah, saya ke kampus saya dulu ya, Pak. Saya mau bertanya, apakah saya dapat ijazah?”, jawabku.

Mungkin kisah dalam imajinasi di atas terlihat aneh dan lucu ya..🙂 Lebih lucu lagi, ana tidak tahu kalau orang bekerja itu bisa dapat gaji..🙂

= = = =

(Tapi sekarang sudah tahu..🙂 )

*) Ijab Sah = melakukan ijab qabul yang terpenuhi syarat2nya seperti hadirnya 2 saksi sehingga pernikahan dianggap sah. Pernikahan yang sah, baik dari segi agama maupun diakui oleh pemerintah (secara tertulis).

Kapan ya diri ini menikah dengan orang yang sangat sholeh -orang yang menjaga kesucian dirinya karena Allah-? Wahai pasanganku yang telah ditetapkan Allah dalam Lauh-Mahfudz-Nya, aku menunggumu.

 

1 Response to "Ijazah atau Ijab Sah?"

[…] Dulu ketika ana masuk ma’had tahfidz, sebenarnya niatnya adalah ingin belajar al-Qur’an.. dan lucunya.. ana tidak tahu kalau orang menghafal qur’an nanti disebut hafidz/hafidzah dan ana juga tidak tahu kalau di mahad tahfidz itu ada yang namanya wisuda dan ijazah.. Mirip seperti ketidaktahuanku bahwa orang kuliah itu bisa dapat gelar dan ijazah. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,001 hits
%d blogger menyukai ini: