Learn to Be A True Muslimah

Tahfidz dan Birul Walidain

Posted on: 8 April 2011

Bismillah..

Alhamdulillah, ana telah diterima menjadi guru Fisika di salah satu sekolah Islam unggulan di Solo. Ini adalah sebuah kesempatan emas untuk mengajarkan sedikit ilmu fisika yang ana punya. Ana sangat menyukai fisika dari lubuk ana yang sangat dalam. Semoga ana bisa menularkan semangat belajar dan cinta ilmu ini pada murid2. Selain mengajar, ana juga akan membantu laboran untuk mengembangkan praktikum fisika di laboratorium ataupun langsung berinteraksi dengan alam, insya Allah.

Motivasi paling besar dari pilihan ini adalah keinginanku untuk birul walidain (berbhakti pada orang tua). Ayah dan ibu menampakkan wajah gembira ketika mendengar berita diterimanya ana menjadi guru. Apa yang disukai ayah dan ibu juga menjadi kesukaanku. Mengapa? Karena ridha Allah itu bergantung pada ridha orang tua. Betapa beruntungnya orang yang mendapat ridha Allah. Mengapa? karena balasannya adalah JANNAH.

Selain itu, berbhakti kepada orang tua adalah salah satu amalan yang paling utama dan menjadi salah satu faktor kesuksesan seseorang. Untuk itu, jika Anda masih memiliki orang tua yang masih hidup, manfaatkan kesempatan emas ini untuk meraih keridhaan Allah. Dikisahkan, ada seseorang yang benar2 memperhatikan nasihat seorang ulama untuk berbhakti pada orang tua, maka akhirnya ia menjadi sukses, baik dalam dunia maupun akhiratnya. Sukses dunia karena ia akhirnya dapat meraih gelar profesor dan menjadi salah satu Menteri Pendidikan Nasional di Indonesia dan sukses akhirat (insya Allah) karena birul walidain. Wallahu a’lam. Kisahnya bisa dibaca di sini.

Lalu bagaimana dengan tahfidznya? kan belum selesai! Iya, benar. Menjadi penghafal al-qur’an dengan hafalan yang mutqin sekaligus mengamalkannya semata-mata untuk Allah SWT. adalah salah satu target dan prioritas utama dalam hidup ana. Untuk mengambil keputusan: menghafal qur’an sambil bekerja ini memang butuh waktu, kejernihan hati, perenungan yang dalam, dan menyerahkan hasilnya pada Allah. Ana yakin, ini yang terbaik menurut-Nya, karena ana sudah melakukan istikharah beberapa kali agar diberikan yang TERBAIK. Siapakah yang lebih mengetahui apa yang di langit dan di bumi daripada Allah?

Dari pengalaman ana menghafal, ternyata hafalan yang ana dapatkan ketika liburan itu lebih melekat dan lebih kuat.. daripada hafalan yang diperoleh ketika masuk di ma’had. Untuk memuraja’ahnya, ana bisa membacanya lagi dengan baik dan sempurna hanya dengan satu kali melihat mushaf. Kenapa ya? Mungkin karena ketika liburan, waktu menghafalnya lebih lama. “Hafalan yang cepat diperoleh, biasanya juga cepat hilang”, begitu kata ustadzah.

Barangkali ini salah satu hikmahnya. Mungkin ada orang merasa mendapatkan musibah dari Allah (karena hal itu tidak sesuai dengan keinginannya), tapi sebenarnya Allah telah menggiringnya pada hal yang lebih baik menurut ilmu-Nya. Dan sebenarnya Allah telah mengabulkan doa-doanya. Innallahu Ra-uufun bil ‘ibaad.. Sesungguhnya Allah amat penyayang kepada hamba-hamba-Nya.

= = = = =

Allahummaj’al qur’aanal ‘adziima robii’a quluubinaa wa nuuro shuduurinaa wa dzahaaba humuuminaa wa ghumuuminaa.. Aamiin

Ya Allah, segala takdir-Mu adalah kebaikan bagi orang-orang yang beriman.. Sesungguhnya, takdir-Mu amatlah sempurna..

2 Tanggapan to "Tahfidz dan Birul Walidain"

Tahniah buat anti yang diterima menjadi seorang pendidik. Semoga didikan dan pengajaran yang diberikan kepada anak2 muridmu mendapat ganjaran yang besar dari Allah s.w.t dan ilmu itu dapat digunakan oleh anak2 murid dgn sebaik seterusnya diamalkan. Insya Allah.
Semoga berjaya juga menamatkan tahfiz nya!😀

Aamiin.. Jazakumullah khair motivasinya, ukhti.. Semoga ana benar2 bisa menjadi guru yang profesional dan inspiratif.. Amin..
Waiyyakum..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,001 hits
%d blogger menyukai ini: