Learn to Be A True Muslimah

Memilih Istri Sholihah – Terjaga Hafalan

Posted on: 24 April 2011

Bismillah..

Dari buku-buku yang ana  baca, tidak ada penulis (=hafidz) yang mensyaratkan bahwa pendamping seorang hafidz/hafidzah adalah haruslah hafidz/hafidzah juga. Yang ana dapatkan adalah harus memilih calon pendamping yang sholih atau sholihah.

Di sini ana tuliskan sedikit ringkasan dari buku “Cara Mudah Menghafal al-Qur’an dan Ayat-ayat Mutasyabihat”. Dalam buku ini disebutkan beberapa sebab yang memudahkan seseorang untuk biasa menghafal al-Qur’an, yang ditulis dalam 26 bab. Bab ke-23 adalah Memilih Istri Sholihah.

= = = = =

MEMILIH ISTRI SHOLIHAH

Seorang penghafal al-Qur’an harus pula memilih calon istri yang bisa membantu dirinya untuk terus berlangsungnya al-Qur’an dalam lubuk hatinya.

Apabila kita cermati fenomena hidup di masyarakat, maka akan kita dapati realitas hidup yang memilukan, di mana ada sebagian orang yang dulunya rajin ibadah, ta’lim, dan menghafal al-Qur’an kemudian mendapatkan istri yang mata duitan (materialistis) yang tidak bisa menerima kenyataan, tidak siap hidup faqir, menginginkan perhiasan dan segala macam hal, maka suami harus banting tulang, kerja siang malam untuk memperoleh itu semua.

Dengan demikian, al-Qur’an pun sirna sedikit demi sedikit dari lubuk hatinya. Sungguh sangat ironis keadaan yang demikian ini. Padahal, jika mereka mengetahui bahwasanya nilai al-Qur’an jauuuh lebih tinggi daripada wanita cantik dan segala perhiasan dunia ini.. niscaya mereka tidak akan tertipu!!

Demikian pula sebaliknya, wanita yang dulunya rajin ta’lim.., menjadi ustadzah.., hafal al-Qur’an.. tetapi memiliki suami yang tidak pengertian dengan keadaan istrinya.. lebih mementingkan perkara dunia, bisnis, kerja, atau yang lainnya sehingga wanita tadi kembali menjadi orang awam, hafalannya sirna, dakwahnya pun terhambat. Hal ini disebabkan karena sifat wanita yang lemah pada asalnya.

Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menganjurkan para calon suami untuk memilih calon istri yang sholihah.

“Wanita itu dinikahi karena empat perkara, yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya, maka carilah wanita karena agamanya maka kamu akan beruntung (H.R Abu Huroiroh/ Muttafaq ‘alaihi)

(Demikian pula sebaliknya, calon istri hendaknya mencari calon suami yang sholih.)

Dengan kata lain, memilih wanita sholihah yang baik agamanya akan menjadi sebab tetap kokohnya hafalan seseorang di dalam lubuk hatinya dan tetap berlangsungnya karier dakwah suami.. karena istri yang sholihah mampu menempatkan diri dengan baik sekaligus menjadi motivator bagi suami dalam menjalankan kehidupan agamanya.

Insya Allah..

= = = = =

.. fadhfar bidzaatid-diin, taribat yadaak..

3 Tanggapan to "Memilih Istri Sholihah – Terjaga Hafalan"

benar benar ana setuju. insya Allah ana akan memilih istri sholihah

Bukan hanya menyandang gelar sebagai Hafidz / Hafidzah akan tetapi mengamalkan isi dari pada al-Qur’an.. Al-Qur’an memiliki 4 hak: Untuk dibaca, Di Pahami (Tadabbur), Di Amalkan, dan Di Hafalkan..
Semoga kita semua memenuhi 4 hak tersebut. Amin..

Aamiin. Ukhti Riyanti menghafal al-qur’an juga ya? Ana dah lihat facebooknya..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: