Learn to Be A True Muslimah

Outing Class

Posted on: 24 April 2011

Pada hari Rabu dan Kamis kemarin, para guru dan anak2 mengadakan outing class ke beberapa tempat di Surakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk menimba ilmu di luar kelas, mengasah kemampuan berbahasa, melatih bersosialisasi dengan masyarakat, mengetahui tempat2 bersejarah di kota solo, sekaligus refreshing sebelum menghadapi ujian Try Out pekan berikutnya. Pada acara ini anak2 dibagi menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok mendapatkan tugas dari beberapa bidang pelajaran seperti: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sejarah, Al-Qur’an dan Al-Hadits, dan Sosiologi. Tugas ini dijilid menjadi satu dan dikumpulkan 2 pekan berikutnya.

(Lho, ko pelajaran Fisikanya nggak diikutin jadi tugas sih? Soalnya kebanyakan tempat yang dikunjungi adalah tempat2 bersejarah. Mau ngasih tugas tapi mereka dah dapat tugas bikin 5 tugas/makalah, ya sudah.. kasihan.. semoga suatu saat nanti tempat tujuan outing classnya di tempat yang banyak menyajikan iptek dan sains).

KUNJUNGAN KE PANTI JOMPO

Hari pertama kami berkunjung ke Panti Jompo Aisyiyah. Mengapa tempat ini dipilih? Untuk menumbuhkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua, untuk mengingatkan bahwa mereka nanti juga akan menjadi tua, untuk mengingatkan pada anak2 agar mereka lebih berbhakti pada orang tua mereka.

Panti Jompo ini khusus mengurus lansia perempuan. Kalau ana perhatikan tabel yang tertulis di papan, seingat ana usia termuda adalah 59 tahun, usia paling senja adalah 97 tahun. Pengurus panti jompo mengatakan kalau ada orang yang mengunjungi maka para simbah merasa senang dan hatinya terhibur.

Setelah pembukaan, sambutan dan perkenalan.. anak2 mengajukan pertanyaan2 kepada pengurus panti jompo. Ternyata mereka kritis juga. Dari dialog interaktif tersebut, anak2 bisa mengetahui bagaimana prosedur seseorang bisa tinggal di panti jompo, bagaimana panti jompo memperoleh dana, bagaimana kesabaran para perawat ketika melayani dan merawat para lansia, kegiatan apa saja yang dilakukan mereka, kapan saja dijenguk anak2 atau cucu2nya.

Setelah itu, mereka diizinkan untuk menemui dan berdialog langsung dengan para lansia. Di sinilah mereka bisa menggali informasi untuk dijadikan bahan tugas. Kasihan.. kebanyakan mereka sudah tidak punya keluarga (sebatang kara). Ada juga yang ditaruh anaknya di situ, dan ia merasa dibuang oleh anaknya. Tapi ada juga yang sengaja masuk ke sana karena rumah anak2nya jauh, sedangkan ia di rumah sendirian, tidak ada yang menemani.. tapi setahun sekali anak2nya pulang untuk menjenguk orang tuanya.

Di tempat ini, perasaan halus / hati nurani anak2 disentuh. Apakah mereka juga akan memperlakukan orang tua atau kakek-neneknya seperti itu? Bukankah mereka nanti juga akan menjadi tua, bagaimana mendidik anaknya agar bisa berbhakti pada orang tuanya dan mau mengurusnya di hari tua?

KUNJUNGAN KE KRATON …

“Ustadzah, katanya kraton punya andil dalam penyebaran Islam di Indonesia? Yang mana?”, tanya salah seorang murid.

“Di sana, di bagian belakang sana nanti ada.”, jawab salah seorang guru.

Setelah menjelajah museum, akhirnya ditemukan juga, terjemahan al-qur’an dalam bahasa jawa dan peristiwa perang yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro.

* * *

“Lho, ini kan dosa!”, kata salah seorang murid yang polos. Ia mengucapkannya secara spontan setelah melihat sesaji yang diletakkan di bawah meriam yang dikeramatkan.

“Untuk beberapa benda yang dikeramatkan memang dikasih sesaji.. … Ini menurut keyakinan orang Jawa.”, jawab pemandu perjalanan di museum.

Sebenarnya kalau dilihat dari penjelasan dan cara berbicaranya, si pemandu sudah tahu kalau sesaji itu termasuk kemusyrikan dan ia tidak mempercayai khurafat2 di dalamnya.

KUNJUNGAN KE MUSEUM RADYAPUSTAKA

Ana kaget, ternyata Radyapustaka adalah museum paling tua di Indonesia lho. Isinya kebanyakan tentang jenis2 wayang dan artefak kuno. Tapi bukan itu yang menarik perhatianku, aku mencari ruang perpustakaan. Ketika sudah memasuki bagian perpustakaan museum, aku berkata. “Mbak, sudah lama saya ingin masuk ke perpustakaan ini!”, komentarku pada petugas perpus yang ramah, Mbak Ruly.

Sebenarnya ana belum tahu isi perpustakaan ini apa. Ternyata jenis buku yang paling berharga dan paling tua di sini adalah manuskrip kuno dalam bahasa jawa. Ada jenis buku jawa carik, yaitu buku yang ditulis dengan tangan secara langsung dengan huruf jawa. Buku ini ditulis beberapa ratus tahun yang lalu, jadi harus hati2 kalau membuka lembaran2nya. Setelah memperhatikan kodisi perpus dan membaca beberapa katalog, buku2nya kebanyakan bercerita tentang kerajaan2 yang pernah tumbuh di Jawa, perjanjian2 antar kerajaan, hasil karya seni pada masa itu, serta beberapa ensiklopedia dalam Bahasa Belanda.

Ana ditawari untuk membaca manuskrip kuno berbahasa Jawa. Ana dulu pernah sangat suka pelajaran bahasa jawa ketika SD, dapat nilai istimewa di ujian akhir. Alhamdulillah, dengan berbekal ingatan beberapa tahun yang lalu, akhirnya ada beberapa kata yang akhirnya bisa kubaca (kueja satu-satu).

* * *

“Dulu ketika kuliah saya pernah membuat target, harus mengunjungi seluruh perpustakaan umum di kota Solo. Dan perpustakaan terakhir yang belum saya kunjungi adalah perpustakaan ini.”

“Berarti tadi puas dong!”, kata sahabatku.

“Iya, paling lama saya berada di perpustakaan.”

Tapi setelah ana pikir2, ini bukan perpustakaan terakhir! Masih ada perpustakaan lain yang belum kukunjungi. Apalagi ada sekolah tinggi baru di kota Solo yang kalau ana lihat informasinya di internet, memiliki fasilitas perpustakaan yang cukup lengkap dan memadai, bikin orang betah di perpus.

Masih ada beberapa tempat yang kami kunjungi, seperti Kraton Mangkunegaran dan Taman Bale Kambang.. tp mungkin hanya ini dulu yang ana ceritakan.

= = = = =

..Faqshushil qashasha la’allahum yatafakkaruun.. (QS.Al-A’raf: 176)

(Tapi ayat di atas lebih ditekankan pada sejarah/kisah yang diceritakan dalam al-Qur’an. Wallahu a’lam)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,007 hits
%d blogger menyukai ini: