Learn to Be A True Muslimah

The Best Student

Posted on: 1 Mei 2011

Bismillah..

Alhamdulillah, saat kunjungan ke UNS kemarin ana bertemu dengan kepala Jurusan Fisika. Saat itu ana sedang mengantar anak-anak untuk lomba Olimpiade Fisika se Jateng-DIY. Kepala jurusan memiliki wajah yang khas: bijaksana, lembut, dan murah senyum.. teduh, sejuk, dan hangat mengayomi hati orang-orang yang bercakap-cakap dengannya..

“Sekarang di mana?”, tanya beliau.

“Saya di Insan Cendekia, Pak.”, jawabku. Insan Cendekia adalah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, program utamanya adalah mendirikan dan mengembangkan sekolah Islam unggul di bawah naungan ICMI. Masyarakat biasa menyebutnya dengan sekolahnya Pak Habibie..🙂

Dalam pertemuan itu, seolah ana ditantang lagi untuk menunjukkan kemampuan dan meneruskan impianku. Insya Allah ana akan mewujudkannya, bi idznillah.. To Get the Nobel Prize! (mimpi kali..! .. mimpi kan nggak bayar, boleh kan..🙂 )

= = =

Sebelum acara lomba dimulai, ada sambutan dari dosen2. Mereka adalah dosen-dosen favorit ana. Why? Karena mereka punya semangat yang tinggi dan pantang menyerah dalam memyebarkan ilmu dan melakukan penelitian. Bukti dari semangat dan kerja keras beliau dan tim, akhirnya Jurusan Fisika UNS memperoleh akreditasi A. Alhamdulillah.. Se-Indonesia, hanya 6 universitas lho yang memperoleh akreditasi A untuk Jurusan Fisika MIPAnya.. dan ana lulus ketika akreditasi ini selesai dilakukan..🙂

Selain itu dengan kerja keras beliau2, akhirnya jurusan Fisika memperoleh bantuan puluhan milyar untuk membeli alat2 laboratorium, terutama alat lab yang berkaitan dengan eksperimen Fisika Material. Dulu Kepala Lab Pusat pernah mengatakan, lab di UNS itu termasuk yang terlengkap dibanding lab2 di universitas2 lain. Buktinya, mahasiswa2 dari UGM, ITB, dan UI pun datang ke lab UNS untuk menguji sampel peneltiannya.

Dalam sambutannya, Pak Budi Legowo -pembimbing akademik ana, pembimbing perpus jurusan fisika, pembimbing lab multimedia- memberitahukan berita gembira: bagi para lulusan SMU dan sederajat bisa memperoleh beasiswa penuh 4 tahun untuk kuliah di UNS. Beliau memaparkan dengan gaya bicaranya yang segar dan dibumbui humor -dijamin nggak ngantuk kalau ikut kuliah beliau!-. Jadi, orang miskin tidak dilarang kuliah, asal pintar!! Ada 1000 kuota beasiswa yang disediakan, dibiayai oleh pemerintah dan pihak universitas. Tahun kemarin, baru terpenuhi 800an orang. Jadi, kalau kuliah di UNS bisa gratis,, siapa mau? Apalagi biaya hidup di Solo lebih murah dibanding kota lain. Tempat2 kajian / majlis ta’lim juga sangat banyak, kita bisa belajar ke banyak ustadz.

Ketika sudah masuk dunia perkuliahan pun masih banyak lahan untuk mendapatkan dana, baik beasiswa ataupun penelitian2, membuat karya ilmiah, dan mengikuti berbagai lomba untuk mahasiswa. Jika nanti bisa lulus CUM LAUDE, disediakan beasiswa ke Luar Negeri. Gratis juga.. Universitas2 di luar negeri sudah kaya, dan yang mereka butuhkan bukan uang, tapi sumber daya manusia: THE BEST STUDENT in his/her department.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: