Learn to Be A True Muslimah

Shalih – shalihah

Posted on: 18 Mei 2011

al khobiitsaatu lil khobiitsiina wal khobiitsuuna lil khobiitsaat, wath-thoyyibaatu lith-thoyyibiina wath-thoyyibuuna liththoyyibaati.. “(Qs. An-Nuur: 26)

Ayat itu terngiang-ngiang di hatiku ketika aku terbangun dari tidur. Entah mengapa, kalau aku bangun tidur, seolah2 ada murattal yang bersuara di hatiku. Aku pun merasakan bahwa seolah alunan ayat al-Qur’an itu pun berjalan pula ketika aku sedang tidur, hal ini kusadari ketika aku akan bangun, aku mendengarnya.

Ayat itu terngiang-ngiang di hatiku ketika aku terbangun dari tidur. Bahkan itu terjadi tiga kali pada beberapa hari ini. Alhamdulillah barangkali itu adalah nasihat dari al-Qur’an, sahabatku, agar sebagai seorang muslimah, harus menjaga iffah dan harga dirinya, agar aku tidak berbuat sesuka hati (menuruti hawa nafsu) jika menginginkan seorang yang shalih. Agar aku harus selalu berusaha menjadi muslimah yang baik jika menginginkan seseorang yang baik.

Ayat itu terngiang-ngiang di hatiku ketika aku terbangun dari tidur. Untuk hari yang lain, aku mendengar ayat lain sesuai dengan ayat mana yang sering kumuraja’ah atau kudengar. Tapi kadang ayat lain yang jadi wirid harian, dan maknanya membuat kita ketakutan karena Allah akan menghisab amal kita. Tapi setelah itu, datang ayat selanjutnya yang menentramkan jiwa, bahwa Allah Maha Pengampun pada hamba-kamba-Nya. Alhamdulillah..

= = =

Ketika kuliah dulu, aku pernah bertanya-tanya, “Apakah ada orang di dunia ini yang memiliki akhlak seperti Rasulullah Shallaallahu ‘alaihi wa Sallam?” Jawabnya: Ada, yaitu sahabat2 beliau yang hidup bersama beliau dan meniru akhlak beliau. Kalau zaman sekarang ini, adakah? Aku pun tidak menjawab, terhenti pada pertanyaan saja.

Akhlak Rasulullah Shallaallahu ‘alaihi wa Sallam = Al-Qur’an.

= = =

Ya Allah, pertemukanlah aku dengannya. Amin

3 Tanggapan to "Shalih – shalihah"

Assalamu allaikum,mbak niken,,saya lagi kuliah sangat suka dengan blognya,,saya pengen banget hafal, al qur’an,,bukan cuma mau,,tapi pengen,,,,sya selalu berusaha sayang belum, maksimal,,,sya pengen nanya udah berapa lama di ma,had dan sdah berapa juz hafalanya,,saya tertarik,,,,,,,,jazakillah,,ukhti

Wa’alaikumus salam.. Begini ukhti, kalau ingin menghafal al-qur’an, ada tahapannya. Sebaiknya ukhti melalui tahap ini dulu sehingga nanti mudah menghafal dengan izin Allah. Tahapannya, misal: (1) rajin membaca al-qur’an setiap hari, minimal 1 juz selama satu tahun, (2) memperbaiki bacaan al-qur’an dengan belajar tahsin dan tajwid pada guru…dan mempraktekkannya dalam tilawah harian, setelah ini, ukhti bisa mulai menghafal al-qur’an..
Bisa juga ditambah (1) membaca buku2 tafsir terjemahan dan kamus al-qur’an, sehingga nanti kalau ada kesulitan dengan makna ayat, bisa mengeceknya di sana.. sekaligus memahami maksud ayat, (2) masuk ma’had tahfidz / mencari teman yang sama2 menghafal al-qur’an, untuk dijadikan partner muraja’ah (mengulang hafalan)..
Insya Allah cita2 ukhti akan terkabul. Amin.

Terima kasih untuk tipsnya mba Niken. Saya juga berniat untuk menghafal Qur’an. Saya akan coba tips2 yang mba Niken berikan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: