Learn to Be A True Muslimah

Bikin Kue Lebaran Yuuk!

Posted on: 24 Juli 2011

Bismillah..

Alhamdulillah, hari ini, Sabtu 24 Juli 2011 di Islamic Center diadakan kegiatan masak2 bikin kue lebaran istimewa. Sebagai seorang muslimah, tentu ana sangat tertarik. Why? Karena perempuan itu fitrahnya suka masak.. 🙂 Ana teringat ketika masih kecil, suka main rumah-rumahan atau masak-masakan. Bahan makanannya dari daun-daunan, pasir, tanah, dan air. Kalau masak bubur, tanahnya dikasih air. Kalau bikin mie, daunnya diiris tipis2 memanjang seperti mie. Trus kita juga jualan es dengan berbagai warna / rasa, yaitu dengan memberi air dengan teres/pewarna lalu dimasukkan ke dalam botol. Teman2 yang lain berperan sebagai pembeli.. Dari kegiatan bermain peran itu, kami juga belajar menghitung uang dengan uang-uangan.. Lucu ya.. 🙂

Masaknya bareng siapa? Apa saja yang dipelajari?

Alhamdulillah, dengan dibimbing Ustadzah Istiqomah, kami bisa mengenal bahan2 untuk membuat kue kering. Bahan utamanya adalah teung, gula. lemak, dan telur. Takarannya harus pas!! Kalau tidak, hasilnya tidak sempurna. Misalnya, kalau terlalu banyak tepung, kuemenjadi keras, tapi jika terlalu sedikit, maka kuenya akan menjadi lembek. Kalau gulanya kurang, warna kue kurang coklat.. tapi kalau terlalu banyak, kue kering jadi mudah gosong!

Beliau juga menjelaskan perbedaan penggunaan putih telur dan kuning telur. Kalau kuning telur, membuat kue menjadi empuk, sedangkan putih telur menyebabkan kue menjadi keras.. Bahan yang tak kalah penting adalah lemak, dengan menggunkan mentega atau margarin. Ternyata, kedua bahan tersebut bebrbeda lho! Kalau mentega itu terbuat dari lemak hewani, kalau margarin terbuat dari lemak nabati/tumbuhan.

Di Islamic Center masak kue apa saja?

Alhamdulillah, kami masak beberapa kue kering siang tadi.. antara lain: (1) kue semprit, (2) kaastengel, (3) cokelat crunchy, dan (4) vanila spikle.

Awalnya, Ustadzah Istiqomah memberi contoh bagaimana membuat adonan kue semprit, mengocoknya dengan mixer, mencetak kue, hingga mengoven- nya. Saat membuat kue dengan cetakan, beliau memberi kesempatan pada para peserta untuk mencetak juga. Ternyata mencetak kue semprit nggak segampang yang dilihat. Ada yang bisa mencetak kue itu seperti bunga mawar tapi bentuknya kecil, tapi ada juga yang malah nggak jadi. Lalu ana pun mencoba.. emm Alhamdulillah bisa..:) Kue yang kucetak bentuknya seperti bunga mawar yang memiliki mahkota yang lebar dengan lekukan kecil di tengahnya. Setelah itu, ana dan beberapa orang memberi hiasan sukade (pepaya yang dikeringkan) warna-warni di lekukan kecil tadi.

Selesai membuat kue semprit, beliau memberi kesempatan pada peserta untuk membuat kue selanjutnya dengan tangan sendiri. Paniti mempersilahkan tiga orang untuk maju ke depan. Seperti anak kecil yang penuh rasa ingin tahu dan mencoba melakukan sendiri, ana pun maju disusul dua akhwat yang lain. Kami membuat kue vanila spikle. Kue ini unik! Karena hiasannya seperti butiran2 pasir kecil warna-warni yang disebut spikle. Bentuk cetakannya pun baru kulihat pertama kali tadi, berupakurva tertutup dengan beberapa lengkungan dan tiga sudut lancip.

Setelah itu, teman2 yang lain membuat kaastengel, kue kering yang bentuknya panjang dan rasanya asin dan gurih. Kalau dua kue sebelumnya rasanya manis. Hiasan dari kue ini adalah keju edam yang diparut lalu ditaburkan di atasnya. Cetakan dari kue ini berbentuk persegi panjang yang berjajar rapi.

Terakhir, kami membuat cokelat crunchy, yaitu kue kering rasa coklat dengan campuran serbuk cornflake. Hiasannya adalah dua atau tiga cornflake yang masih utuh di atasnya seperti bentuk bunga. Rasa coklatnya terasa dan renyah dari choco crunch nya pun juga hmm.. crispy.. 🙂

Sebenarnya masih ada satu resep lagi, yaitu kue lidah kucing (namanya unik ya.. by the way, ana sangat suka kucing.. ). Tapi karena cetakannya tidak terbawa, ya sudah, acara dicukupkan sampai empat kue saja sambil menunggu kue di dalam oven matang. Para peserta bisa menikmati kue hasil masakan dengan tangannya sendiri maupun maskan teman2nya. Asyik deh, bisa jadi pengalaman berharga untuk masa depan..:)

= = = = =

Ramadhan nanti bikin kue yuuk..!

3 Tanggapan ke "Bikin Kue Lebaran Yuuk!"

waduh jadi ngiler..hehe

kali lain kalo ada acara bikin kue lagi, ajakin ana ya..

insya Allah.. ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 842.013 hits
%d blogger menyukai ini: