Learn to Be A True Muslimah

Mengajar dengan Bahasa Isyarat

Posted on: 25 Juli 2011

Bismillah..

Ahad pagi, ana mencuci baju sambil muraja’ah. Biasanya pagi hanya untuk menghafal /muraja’ah saja di kamar lalu siangnya cuci2 dan bersih2. Hanya saja Ahad ini ana ingin pulang ke rumah lebih cepat. Ya sudah, berarti bersih2 dan muraja’ahnya dilakukan bersamaan.

Pagi ketika keadaan di luar masih gelap dan dingin, ana mulai ke tempat cucian yang juga ada di luar bangunan. Udara dingin menerpaku tapi ku tak peduli. Ah, biar saja.. nanti sebentar lagi juga hangat dengan munculnya sang surya. Khawatir kehilangan waktu berkah pada pagi hari, maka ana pun mulai mengulang hafalanku, mulai dari Surat Al-Mukminun, lalu Surat An-Nuur, kemudian Surat Al-Furqan. Alhamdulillah cucianku selesai ketika sampai pada Surat Asy-Syu’ara. Untuk kumpulan surat ini ana suka sekali menggunakan nada Syaikh Abu Bakar Asy-Syathiri.

Siangnya ana pulang ke rumah naik sepeda. Lalu sorenya balik lagi ke kos untuk mempersiapkan pelajaran besok pagi. Tiba2 saja ana merasakan suara agak serak di tenggorokan. Dengan makin dinginnya malam, ana tidak bisa lagi berbicara, hanya berbisik-bisik saja. Bagaimana ini?? Padahal besok harus ngajar. Ya sudah, akhirnya ana tetap masuk sekolah saja.

= = = =

Ana berjalan ke kelas sambil menunjuk ke arah lab komputer. Anak2 yang berada di luar kelas berteriak, “Ke lab komputer, ustadzah?”. Ana mengangguk, mengiyakan. Mereka pun bersorak gembira masuk ke kelas untuk mengambil buku lalu keluar lagi untuk menuju lab komputer. Setelah masuk, ana memberi kode pada salah seorang anak untuk membuka pintu belakang.

Ana pun menulis di papan tulis, yaitu tugas membuat makalah fisika pada anak2 tentang Hukum Newton. Kutuliskan format makalah dan contoh covernya. Lalu kutuliskan pula ketentuan2 makalah tersebut, dikerjakan berkelompok dan dikumpulkan hari itu juga.

Anak2 masih tidak merasa aneh dengan sikap ana yang sejak tadi tidak berkata sepatah kata pun! Lalu, ana pun menulis di papan tulis sisi kiri, “Bismillah.. Maaf, saya sedang sakit tenggorokan, tidak bisa berbicara keras, bisanya hanya berbisik. Terima kasih atas pengertiannya. Selamat mengerjakan!”

“Ooo..,” terdengar suara memenuhi ruangan dari anak2. Ana hanya senyum2 saja melihat mereka baru tahu apa yang sebenarnya terjadi. Lalu salah satu anak perempuan berkata, “Ustadzah, ayo bicara! Saya pingin denger suaranya ustadzah gimana?!”. Namun, ana hanya menoleh padanya dan menjawabnya dengan senyum dan gelengan kepala..🙂 lalu terus berjalan menyusuri celah2 barisan meja komputer sambil mengawasi pekerjaan mereka. Jika ada pertanyaan dari anak2, maka ana akan maju ke whiteboard untuk menuliskan jawabannya. Begitu seterusnya, hingga jam pelajaran berakhir.

= = = = =

“Tidak bisa berbicara kecuali dengan bahasa isyarat” pun dibicarakan dalam al-Qur’an. Hal ini pernah dialami oleh Nabi Zakariya ‘alaihis salam sebagai tanda bahwa beliau akan dikaruniai seorang anak yang sholih, yaitu ayat: Qoola Rabbij’alliy aayah.. Qoola aayatuka an-laa tukallimannaasa tsalaatsata ayyaamin illaa romzaa.. -Nabi Zakariya ‘alaihissalam berkata: Wahai Rabb, berilah aku tanda.. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjawab: Tanda (untuk)mu adalah kamu tidak bisa berbicara pada manusia selama tiga hari.. kecuali dengan isyarat.. – Setelah itu, Nabi Zakariya ‘alaihissalam diperintahkan untuk bertasbih/berdzikir pada Allah siang dan malam.

Wallahu a’lam

3 Tanggapan to "Mengajar dengan Bahasa Isyarat"

Mbak e lucu. Ada ayat yg senada.
…qoola aayatuka allaa tukalliman naasa tsalatsa layaalin sawiyya.
Coba mbak disurat apa ?

hehe betulbetulbetul

masyaaAllaah inspiring…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: