Learn to Be A True Muslimah

Guru Agama?

Posted on: 17 September 2011

Bismillah..

Suatu hari setelah mengajar anak2 kelas 9 Bab Listrik Dinamis, ada murid SMA yang menyapa..

“Ternyata Ustadzah niken itu guru Fisika, ya?”, kata murid itu dengan keheranan.

“Iya, ada apa?”, tanyaku penuh tanda tanya, kenapa dia bertanya dengan nada seperti itu.

“Tapi ko tampangnya seperti tampang guru agama.. saya kira dulu guru Bahasa Arab atau guru Tafsir, gitu.”, jawabnya menjelaskan.

“Oh, iya. Saya dulu ingin sekali masuk jurusan Bahasa Arab, tapi akhirnya masuk Fisika.”, jawabku sambil mengenang masa lalu.

“Trus kenapa tidak masuk ke Bahsa Arab?”, tanyanya ingin tahu.

“Iya, sekolah itu ada di Jakarta dan saya tidak diperbolehkan sekolah di luar kota. Tapi , itu kebaikan untuk saya.”, jawabku.

“Kenapa tidak boleh?”, tanyanya lanjut.

“Karena saya perempuan. Orang tua saya bermaksud melindungi atau menjaga saya, mungkin.”, jawabku menjelaskan.

= = = = =

Beberapa waktu sebelumnya pun ada yang bertanya tentang hal ini..

“Ternyata ustadzah Niken itu guru fisika, ya?”, tanya seorang siswi SMA. Dia salah satu murid yang mendapat bimbingan Olimpiade Fisika di sekolah. Saat itu dia bersama dengan beberapa teman karibnya.

Lalu aku pun menjawab, “Iya, benar. Ada apa?”.

“Saya kira dulu guru Tahsin.”, jawab murid itu. Memang dulu saya pernah masuk ke kelasnya mengajar pelajaran tahsin, mengganti guru tahsin yang tidak masuk. Itu adalah pertamakali saya masuk ke kelasnya. Tiap murid saya suruh membaca al-qur’an beberapa ayat, lalu kuberitahukan cara membaca yang benar sesuai tajwid dan makhraj hurufnya.

= = = = =

Suatu malam ketika aku bersama adik-adikku di ruang tamu..

“Kak, cita-cita kakak pingin jadi apa?, tanya adikku.

“Cita-cita kakak pingin jadi wanita sholihah.”, jawabku singkat.

“Mesti itu, bukan yang itu, Kak..,”, jawabnya agak merengek.. ia ingin jawaban yang lain.

“Maksudnya cita-cita pekerjaan?”, tanyaku meneliti lebih jauh maksud adikku.

“Iya..”, adikku mengiyakan.

Lalu aku pun menjawab. “Oh, kalau itu.. kakak pingin jadi guru.. tapi guru agama..”, jawabku.

“Kenapa pingin jadi guru agama?”, tanyanya dengan nada penuh tanda tanya.

“Karena lewat guru agama itulah hati para murid2nya menjadi hidup.. dan guru2 agama kakak telah memberi banyak nasihat.. dan kakak merasakan kesejukan kalau belajar agama.. makanya kakak pingin jadi guru agama.”, jawabku menjelaskan.

Lalu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, aku pun menambahkan penjelasanku, “Tapi kakak juga suka pelajaran lain. Guru2 kakak yang lain juga sering memberi nasihat2 yang berharga meskipun bukan guru agama.”

9 Tanggapan to "Guru Agama?"

An-naasu ka ibili mi’ah
laa takaadu tajidur rahhila…

dan semoga…

Jazakumullah khairan. Kajian itu menjawab pertanyaan ana tentang bagaimana menjadi seorang wanita sholihah.

bismillahirrahmaanirrahiim. silahkan dimoderasi
kalo berkenan, boleh na ta’arruf dg mba’ nisa scr syar’i??!
dalam rangka ibadah kpd ALLOH ta’aala yg kelak mnjadi hujjah bg na diatas kyakinan bahwa maa-stafaadal mu’minu ba’da taqwallah khoiron lahu min ….

keputusan da pd mba’…
na di solo dan blum pernah ktmu mba’.

komentar antum belum ana moderasi, sudah muncul duluan di blog. mungkin sudah default, kalau pernah komentar, maka bisa muncul sendiri tanpa ana setujui lebih dulu.

‘afwan, ana belum bisa memberi keputusan

alhamdulillah. wassalam

bismillahirrahmaanirrahiim.
jangan lupa dimoderasi,

assalaamu’alaikum,
bagaimana mba’ nis, dah da jawaban buat na??

ta’arruf bukan mesti nikah, hanya semoga…
kan msh da istikhroh kpd ALLOH dan musyawarah,
yg mesti djaga adlah ta’arrufnya ma’ruf dan syar’i.

klo y, na dipersilahkan menghubungi siapa?? to k langsung k rumah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: