Learn to Be A True Muslimah

Tasmi’ Hari Sabtu

Posted on: 12 November 2011

Bismillah..

Alhamdulillah, hari Sabtu ini diadakan kegiatan tasmi’ al-Qur’an di mahad almanar. Yang ditasmi’ adalah santri yang telah duduk di semester 4. Sedangkan santri yang lain menyimak hafalan sahabatnya dengan melihat mushaf. Ada juga yang  tidak melihat mushaf karena yakin mantap dengan hafalannya pada juz yang ditasmi’kan.

Kami dibagi menjadi 2 kelompok, karena santri semester 4 yang bisa hadir hanya 2 orang, yaitu ana dan satu lagi sahabatku yang tinggal di asrama. Ana minta disimak juz 16 dan 17, sedangkan sahabatku juz 12 dan 13. Acara simakan dimulai pukul 13.10 setelah majlis dibuka oleh ustadzah.

Ana membaca (dengan hafalan) akhir Surah Al-Kahfi, Surah Maryam, dan Surah Thoha (juz 16) lalu dilanjutkan Surah Al-Anbiya’ dan Al-Hajj (juz 17). Memang sih masih ada yang salah2, karena ana agak lelah habis perjalanan jauh dan agak haus. Tapi tak apalah, lelah atau tidak tetep aja maju disimak.

= = = = =

“Afwan ya teman2, bacaan ana lambat. Jadi harus sabar.. tapi insya Allah pahalanya lebih banyak..”, kataku pada teman2 yang masih saja menyimakku sedangkan kelompok yang lain sudah selesai.

Temanku yang disima’ memang bacaannya lebih cepat dariku, biasanya dia selesai satu juz dalam waktu 30 menit. Sedangkan ana biasanya satu juz 40 menit. Sejak awal menghafal dan masuk ma’had tahfidz ana sudah menetapkan, bahwa hafalanku haruslah hafalan lambat. Keuntungannya, kalau hafalannya lambat, maka mudah diajak membaca dengan cepat.. tapi kalau hafalan cepat, agak sulit diajak membaca lambat (nasihat ustadzah). Dan ana sudah membuktikannya, hafalan ana akhirnya bisa dipercepat -+10 menit lebih cepat. Hanya saja, ana ingin tetap mempertahankan lambatnya ini dan akan menggunakan hafalan cepat kalau diperlukan, misalnya tasmi’ akbar 15 juz.

= = = = =

Setelah 80 menit kemudian..

“Barakallah ya.. Asy-Syatiri..🙂 “, ucap sahabatku sambil mendekat dan menyalamiku. Lalu dia menambahkan, “Biasanya Al-Ghamidy mbak.. “.

Memang ana sangat suka nada kedua syaikh itu. Ana sering mendengarkan murattal Syaikh Al-Ghamidy dan Syaikh Abu Bakar Asy-Syatiri.

Lalu sahabatku yang lain menambahkan, “Tapi tadi di awal2 kok mirip Musyari ya..?”

Ana pun menjawab, “Eh, kita dah selesai. Lapor ke ustadzah dulu..”, jawabku sambil berjalan meninggalkan mereka untuk menemui ustadzah..🙂

3 Tanggapan to "Tasmi’ Hari Sabtu"

Subhanalloh…….
ana ingin skali hafal al qur’an, tapi kemampuan ana sedikit kurang, apakah bisa ukhti??

Bismillah. Ukhti fillah, ana senang sekali jika anti punya keinginan yang sangat dalam untuk menjadi seorang hafidzah. Betapa banyak orang yang dianggap ‘biasa’ akhirnya hafal qur’an, namun banyak pula orang yang IQ nya tinggi namun tidak hafal qur’an.
Pertama-tama, tumbuhkan rasa cinta pada Al-Qur’an, Kedua: istiqomah dan tidak putus asa untuk meraih cita2 agung ini.Ma’akumun najah..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: