Learn to Be A True Muslimah

Muslimah Sholihah Berjiwa Pendidik

Posted on: 27 November 2011

Bismillah..

MEMILIHKAN IBU YANG SHOLIHAH

Umar bin Khotob berkata:”Hak anak atas orang tuanya adalah meilihkan ibu yang sholihah, mengajarkan Al Qur’an dan memilihkan nama yang baik”.(Kaifa Turobbi waladan sholihan oleh Al Maghribi).

Seorang ibu yang sholihah amatlah penting karena ibu adalah orang yang paling dekat dengan anak pada masa-masa balita. Inilah kesempatan untuk menanamkan aqidah keislaman dalam diri anak-anaknya dan mereka didik sang permata hati untuk cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya serta menjauhkan diri dari kemaksiatan dan akhlaq yang rusak.

Perkembangan pengetahuan baru mengenai mendidik anak sejak dalam kandungan, menjadi sebuah bukti betapa kualitas seorang Ibu, mempengaruhi kualitas sang anak. Selama dalam kandungan, apa yang dimakan Ibu itu pula yang dimakan anak, apa yang biasa dimakan Ibu itu pula yang membuat anak akrab dengan rasa makanan serupa, perasaan seperti apa yang biasa muncul pada Ibu cenderung akan biasa muncul pula pada anak, bagaimana akhlak Ibu maka anakpun cenderung memiliki akhlak serupa.

Keberadaan seorang ibu sholihah sangat diperlukan. Seorang ayah yang shalih tidak akan mampu sendirian mengamankan bentengnya. Keduanya harus bersama-sama menjaga putra dan putri mereka. Sejumlah kaum lelaki dikerahkan untuk membangun masyarakat Islami akan sia-sia jika tidak mengikut sertakan kaum wanitanya. Karena, merekalah para penjaga tunas masa depan (generasi).”

Rasulullah saw. berpesan, “Pilihlah (calon istri) untuk menyemaikan benih (keturunanmu) karena wanita itu akan melahirkan anak menyerupai saudara-saudaranya!” Rasulullah saw. juga bersabda, “Pilihlah untuk (meletakkan) benih (keturunan)-mu pada tempat-tempat yang baik (shalihah)!” [Dari Aisyah, diriwayatkan oleh Daruquthni]

BERJIWA PENDIDIK

Ibu yang baik, akan menjadi guru bagi anak-anaknya. Ibu merupakan sekolah bagi anak-anaknya. Anak akan menyerap semua dari kebiasaan ibunya. Anak bukan sekedar menyusu asinya, tapi juga menyusu akhlak dan kepribadian ibunya. Maka penyair arab mengatakan:

Ibu adalah sekolah

Jika engkau menyiapkannya

Maka engkau telah menyiapkan generasi yang baik dan tangguh

Ibu adalah penentu dan pengukir kepribadian  anak-anaknya. Kalau dia mengajarkan kebaikan kepada anak-anaknya, maka dia telah mengukir kebaikan kepada anak-anaknya. Begitu juga sebaliknya. Maka sebagian para ulama’ mengatakan mendidik itu seperti menanam benih. Orang yang akan menanam tentu akan memilih lahan yang gembur agar tanamannya subur, tumbuh dengan lebat dan berbuah dengan memuaskan. Demikian juga mendidik anak, maka kita disuruh untuk memilihkan ibu yang cerdik dan pandai lagi sholihah.

Suami juga harus memperhatikan pengetahuan yang dimiliki istrinya. Dengan bekal pengetahuan, istri akan dapat mengatur urusan rumah dan mendidik anak dengan baik. Oleh karena itu wanita harus -mencari bekal ilmu dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk membantunya menjalankan fungsi seorang istri dan ibu. Bak kata pepatah, “Lelaki dan perempuan itu bagaikan sebait puisi, harus ada keserasian dan kecocokan.” Serasi dan cocok dalam cara pandang dan pemikiran. Meskipun hal ini pun membutuhkan waktu, karena masa mengenal itu membutuhkan waktu.

Seorang pendidik yang berhasil mempunyai sifat atau ciri-ciri yang jika setiap dari sifat tersebut bertambah maka akan bertambah pula keberhasilan ia dalam mendidik anak-anak tentunya juga dengan taufiq bantuan Allah swt. Adapun sifat atau ciri-ciri seorang pendidik antara lain:

  1. berilmu.
  2. amanah (bertanggung jawab).
  3. kuat.
  4. adil.
  5. berkeinginan besar.
  6. konsisten.
  7. baik.
  8. jujur.
  9. penuh hikmah.
  10. sabar.

Sebagai penutup, wanita shalihah adalah harta simpanan yang hakiki dunia lan akhirat bagi seorang lelaki. Imam Tirmidzi meriwayatkan sebuah ladits dari Tsauban yang berkata, “Tatkala turun ayat, ‘Orang- orang yang menimbun emas dan perak dan tidak dikeluarkan (zakatnya) di jalan Allah. . . ,’ [At-Taubah: 34] kami sedang dalam perjalanan bersama Rasulullah saw. maka sebagian sahabat ada yang berkata, Ayat ini turun berkenaan dengan emas dan perak. Jika kami tahu ada harta yang lebih baik lagi (yang boleh disimpan) kami akan mencarinya.’

Maka Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik harta (simpanan) adalah lisan ;yang selalu berdzikir, hati yang selalu bersyukur dan istri shalihah yang bisa mendukung keimanan seorang mukmin’ . ”

Diringkas dari berbagai sumber..

= = = = =

Jika Anda melihat seseorang yang berhasil, maka perhatikanlah, siapa dulu ibunya..🙂

(insya Allah ana akan posting lagi artikel seputar ibu yang hebat..🙂 )

1 Response to "Muslimah Sholihah Berjiwa Pendidik"

Subhanalloh,, like this..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,007 hits
%d blogger menyukai ini: