Learn to Be A True Muslimah

Ia Menghiburku Setiap Hari

Posted on: 4 Desember 2011

bismillah..

Suatu saat ana berdoa pada Allah, alhamdulillah siang hari Allah menunjukkan ayat itu padaku.. ๐Ÿ™‚

Ana memohon kepada Allah agar Allah memasukkan rasa kasih sayang pada hamba-hamba-Nya dan agar Allah mengizinkanku untuk menjadi hamba-Nya. Lalu pada siang harinya, Allah menunjukannya padaku. Dan yang lebih membuat hatiku senang adalah, ayat itu adalah ayat yang kuhafal hari itu, atau ayat yang kuhafal di juz pekan itu.

Ayat itu adalah ayat di surat Maryam ayat 93 dan 96:

In kullu man fis samaawaati wal ardli illaa aatir Rohmaani an yattahida waladaa.. “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.” (QS. Maryam: 93)

Innalladziina aamanuu wa ‘amilush-shoolihaati sayaj’alu lahumur-Rohmaanu wuddaa..ย  “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.” (QS. Maryam: 96)

Alhamdulillah, ana merasa ayat yang kubaca itu benar2 menghiburku karena telah menjawab apa yang kuinginkan dan kubutuhkan. Meskipun hanya sebuah jawaban atau berita gembira, meskipun berupa terjemah alqur’an yang barangkali ada makna lain jika dipelajari tafsirnya lebih dalam.

= = = =

Bagi penghafal qur’an, bagaimanapun kondisi hatinya, baik senang, sedih, bersemangat, jenuh, marah, menyesal, kecewa dst.. maka tetep saja harus muraja’ah agar terjaga hafalannya dan ternyata dari ayat2 itu nanti akan ada sesuatu yang menjawab problematika yang ia alami, menjadi obat bagi penyakit hatinya, menghibur hatinya sehingga menjadi gembira dan tersenyum.. ๐Ÿ™‚ , atau menyadari kesalahan2nya. Orang yang menghafal qur’an itu manusia biasa juga. Tentu bisa juga berbuat salah (jadi teringat Surat Ali-Imron ayat 135.. ).

Sebenarnya ada cerita lain yang menarik tentang menghafal qur’an, khususnya ketika ana menghafal suatu ayat, maka ayat itu kutemukan/kualami secara langsung hari itu juga.

= = = = =

(lanjutan… )

Suatu hari ana ikut kajian khusus akhwat dan ibu2 di sebuah rumah besar yang sejuk. kajian dilaksanakan dua kali: kajian pertama adalah untuk umum sedangkan kajian kedua itu adalah kajian khusus untuk orang2 yang ikut kajian nisa’ secara rutin.

Di sela2 dua kajian itu, ada waktu istirahat sebentar. Sebagian pulang, sebagian membeli sarapan pagi.. Sedangkan ana, memanfaatkan waktu senggang itu untuk menghafal al-qur’an lembar ke-45. Tidak berapa lama kemudian, ustadz sudah datang, kami mempersiapkan diri untuk mendengarkan kajian. Beliau mengajarkan kami ushul fiqih. Ana suka sekali kajian ini karena ana belum pernah mendapatkan ushul fiqih di sekolah, biasanya yang diajarkan di sekolah itu baru fiqihnya saja.

Ana menyimak kajian beliau dengan antusias. Dan alhamdulillah, ternyata, salah satu ayat yang keluar dari mulut beliau adalah ayat yang baru saja ana hafal beberapa menit itu, yaitu Surat Al-Baqarah ayat 268.. Allaahu Akbar.. !!

As-syaiithoonu ya’idukumul faqro wa ya’murukum bil fakhsyaa’.. Wallaahu ya’idukum maghfirotan minhu wa fadh-laa.. Wallaahu waasi’uun ‘aliim.. “Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.”

= = = = =

Suatu hari pada pagi yang indah.. di tempat yang sama, ana mengikuti kajian Sirah Nabawiyah. Hari itu ana menghafal al-qur’an halaman ke 71. Alhamdulillah, ternyata hari itu pula ustadz tersebut menyampaikan tafsir Surat Ali-Imron ayat 159, dari sisi sejarahnya.

Hatiku pun berkata, “Masya Allah, ayat itu adalah ayat yang ana hafal hari ini.” Hatiku gembira bercampur haru. Ana merasakan nikmat yang luar biasa. Mengapa? karena ana menghafal suatu ayat, dan Allah memberikan bonus penjelasan tafsir ayatnya hari itu juga ketika ayat itu kuhafal.

Siang hari, setelah shalat dhuhur, ana mendapat tugas untuk presentasi durus idhofiyah Sirah Nabawiyah, yaitu tentang Perang Uhud. Masya Allah, padahal perang Uhud itu diceritakan dengan panjang lebar di juz 4. Juz yang sedang kuhafal pekan itu. Allaahu Akbar..!! Paginya ana mendapatkan tafsirnya, dhuha ana menyetorkan hafalan ayat itu pada ustadzah, dan siangnya ana menceritakan kejadian perang uhud yang dikisahkan dalam juz yang sudang kuhafal pekan itu..Allaahu Akbar.. !!

Masya Allah, sejuknyaa.. ๐Ÿ™‚

(insya Allah tulisan ini ana lanjutkan pekan depan..)

1 Response ke "Ia Menghiburku Setiap Hari"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 842.013 hits
%d blogger menyukai ini: