Learn to Be A True Muslimah

Ujian Tulis Durus Idhofiah

Posted on: 26 Januari 2012

Bismillah..

Alhamdulillah, hari Selasa dan Rabu kemarin sudah dilaksanakan ujian tulis Durus Idhofiah (pelajaran tambahan) di ma’had Al-Manar. Dilaksanakan mulai pukul 08.00 pagi. Satu hari ada dua pelajaran yang diujikan.

Mulai hari Kamis ini, 26 Januari 2012 hingga 7 Februari 2012 libur akhir semester. Meski libur, bukan berarti santai2 di rumah. Nanti kalau udah masuk kami harus menytorkan hafalan tiap 5 juz lagi (bagi yang belum selesai ujiannya), baru diperbolehkan menambah hafalan. Kemudian, tanggal 8-9 Februari, ada Tasmi’ Akbar dan reuni para alumni ma’had tahfidz. Masuk semester baru tanggal 13 Februari 2012.

Di sini akan ana cuplikkan beberapa soal yang diujikan di mahad kami. Tapi soalnya ini tidak persis benar karena soalnya dikumpulkan lagi, dan ini ana tuliskan berdasarkan ringkasan dan ingatan ana. Semoga bisa memberi gambaran umum mengenai ilmu2 agama yang kami dapatkan di ma’had..🙂

 

Hari Selasa:

A. Materi: ‘Ulumul Qur’an

1. Sebutkan salah satu bukti  bahwa Al-Qur’an bukan dari Nabi Muhammad Saw, tapi dari Allah Subhanahu wa Ta’ala!

Jawab:

Tentu bukan dari Nabi (bukan buatan beliau) karena beliau diperingatkan dengan al-Qur’an.

Saat Nabi memberikan izin orang-orang munafik untuk tidak ikut berperang di Perang Tabuk -padahal mereka tidak ikut berperang itu bukan karena udzur syar’i, tapi hanya mencari-cari alasan- maka turunlah Surat At-Taubah ayat 43 yang mencela dan mempersalahkan beliau:

Semoga Allah mema’afkanmu. Mengapa kamu memberi izin kepada mereka (untuk tidak pergi berperang), sebelum jelas bagimu orang-orang yang benar (dalam keuzurannya) dan sebelum kamu ketahui orang-orang yang berdusta? (QS. At-Taubah: 43)

Seandainya teguran keras ini datang dari perasaannya sendiri dengan menyatakan penyesalannya ketika pendapatnya itu salah, tentu teguran yang begitu keras itu tidak akan diuangkapkan beliau.

2. Bagaimanakah cara wahyu turun pada para Rasul?

Jawab: Ada dua cara, yaitu

1. Melalui perantara, yaitu melalui malaikat Jibril. Cara ini masih dibagi dua:

a. malaikat Jibril datang dengan suara mirip lonceng, yaitu suara yang amat kuat yang mempengaruhi kesadaran, sehingga beliau dengan segala kekuatannya siap menerima pengaruh itu. Ini merupakan cara terberat yang dirasakan Nabi.

b. malaikat Jibril menjelma menjadi seorang laki-laki. Cara ini lebih ringan kaerna adanya kesesuaian antara pembicara dan pendengar.

2. Tanpa melalui perantara, ada dua cara, yaitu:

a. melalui mimpi yang benar dalam tidur

b. kalam Ilahi di balik tabir

3. Sebutkan salah satu sifat dari Al-Qur’an! Jelaskan!

Jawab:

Asy-Syifa: Al-Qur’an emiliki sifat dapat meyembuhkan penyakit jasmani dan rohani dengan izin Allah.

Contoh:

-dengan membaca surat Al-Fatihah lalu ditempelkan pada yang sakit, bisa menyembuhkan sengatan (kisah sahabat)

-dengan membaca dan mentadabburi ayat2 tentang keutamaan berinfak/bersedekah, maka dapat mengikis sifat kikir.

 

B. Materi: Sirah Nabawiyah

1. Siapakah yang mendustakan Rasulullah, menyakiti beliau, menyobek baju beliau, dan meludahi beliau sehinnga Rasulullah mendoakan agar dia dilahap anjing?

Jawab: ‘Utbhah bin Abu Lahab

2. Kapan kaum muslimin hijrah yang pertama kali dari Mekah ke Habasyah? Berapa orang yang hijrah dan siapa pemimpin rombongannya?

Jawab: pada bulan Rajab tahun ke-5 dari kenabian, 16 orang yang terdiri dari 12 laki-laki dan 4 perempuan, ‘Utsman bin ‘Affan ra.

3. Siapakah wanita yang diberikan julukan oleh Allah “pembawa kayu bakar”? Apa yang dilakukannya terhadap Rasulullah?

Jawab: Ummu Jamil binti Harb bin Umayyah, memasang duri di jalanan yang dilalui Rasulullah Saw. dan di depan pintu beliau pada suatu malam.

 

Hari Rabu:

A. Tauhid

1. Jika kalimat “Laa ilaaha illaLLAAH” ditimbang dengan tujuh langit dan tujuh bumi, manakah yang lebih berat? Mengapa?

Jawab: lebih berat kalimat “Laa ilaaha illaLLAAH”

karena ia memuat penafian dan penetapan tauhid untuk Allah yang merupakan amal yang paling baik dan merupakan dasaragama. Barangsiapa yang mengucapkannya dengan ikhlas dan penuh keyakinan, mengamalkan tuntutannya, kewajiban dan hak2nya, serta beristiqamah dengan itu, maka kebaikan ini tidak bisa ditandingi dengan apapun.

2. Sebutkan sifat Nabi Ibrahim dalam al-Qur’an yang merupakan sifat2 tertinggi dalam tauhid!

Jawab: Sifat Nabi Ibrahim tersebut terdapat dalam QS. An-Nahl (16) ayat 120, antara lain:

a. imam: suri teladan, pemimpin dan pendidik kebaikan

b. senantiasa patuh pada Allah (qanit)

c. menghadapkan diri hanya kepada Allah dan berpaling kepada selain-Nya (hanif)

d. bukan termasuk orang2 musyrik, karena keikhlasannya dan kesempurnaan kejujurannya, dan jauhnya dari syirik

3. Jelaskan makna “dzalimun linafsihi” dalam QS. Faathir: 32!

Jawab: orang yang mencampur amal shalih dengan amal buruk. Orang ini berada di bawah kehendak Allah. Jika Allah berkehendak, Dia dapat mengampuninya atau menyiksanya karena dosanya dan tauhid akan menyelamatkannya dari kekekalan neraka.

 

B. Ayat Ahkam

1. Sebutkan madzhab2 yang menjelaskan apakah basmalah termasuk ayat dari al-Qur’an atau bukan!

Jawab: ulama telah sepakat bahwa basmallah itu terdapat dalam Surat An-Naml ayat 30, tetapi mereka masih berselisih pendapat apakah ia termasuk ayat dalam Surat Al-Fatihah/tidak ataukah merupakan ayat pertama dari setiap surat. Ada 3 pendapat:

a. Madzhab Syafi’i: ia adalah salah satu bagian dari Surat Al-Fatihah dan ayat pertama dari setiap surat

b. Madzhab Maliki: ia tidak terasuk dari bagian Surat Al-Fatihah dan tidak juga surat2 lainnya

c. Madzhab Hanafi: ia erupakan ayat yang berdiri sendiri yang berfungsi sebagai pemisah di antara surat2; tidak termasuk bagian dari surat Al-Fatihah

2. Apa arti “aw nunsihaa” yang terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 106? Siapakah nama ulama yang tidak setuju adanya nasakh dalam al-Qur’an?

Jawab:

lupa yang dimaksud dalam ayat ini bukan lawan dari ingat karena hal ini tidak terjadi pada diri nabi Muhammad Saw. Lupa bagi nabi di sini adalah atas kehendak Allah. Jadi, secara syar’i / ‘aqli sifat lupa itu boleh terjadi pada diri nabi. Namun, lupa yang lazim dimiliki manusia pada umumnya, maka Nabi terpelihara (ma’shum) dari hal yang demikian.

Ulama yang tidak setuju adanya nasakh dalam al-Qur’an = Abu Muslim Al-Asfahani

3. Apa yang menjadi sebab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam lebih suka berkiblat ke Masjidil Haram daripada ke Baitul Maqdis?

Jawab:

a. supaya berbeda dengan Yahudi

b. dahulu Ka’bah adalah kiblat datuknya (Nabi Ibrahim)

c. kecenderungan bangsa Arab untuk masuk Islam karena ka’bah terletak di Arab

d. ka’bah berada di Mekah yang merupakan tanah air Rasulullah Saw.

= = = =

Alhamdulillah bi ni’matillah tatimmush-shalihah

2 Tanggapan to "Ujian Tulis Durus Idhofiah"

assalamualakum
mau nanya ukht, ma`had al manar itu yang di masjid al manar
mendungan, itu ya ?

wa’alaikumus salam wr wb. shahih. wslm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: