Learn to Be A True Muslimah

Macam-Macam Lahn

Posted on: 7 Februari 2012

Bismillah..

Kesalahan dalam membaca alqur’an dikenal dengan kata lahn. Lahn bisa dibagi dua, yaitu: lahn jali dan lahn khafi. Ada kesalahan yang bisa diketahui oleh orang2 yang telah bisa membaca al-qur’an, tapi ada juga kesalahan yang hanya diketahui oleh orang yang mahir dalam ilmu tajwid.. karena sangat halusnya kesalahan/kekeliruan itu.

MACAM-MACAM LAHN

1. LAHN JALI = kesalahan yang jelas pada lafadz sehingga kesalahan tersebut dapat diketahui oleh para ulama dan orang kebanyakan. Lahn jali ada yang dapat mengubah makna, ada pula yang tidak.

a. Lahn Jali yang mengubah/merusak makna, misalnya:

= = = (1) -mengubah suatu huruf dengan huruf lain – = = =

misal: huruf syin diubah menjadi huruf sin

Pada lafadz: wa la’allakum tasykuruun.. dan mudah-mudahan kamu bersyukur (QS. Al-Jatsiyah: 12), bila lafadz tasykuruun dibaca taskuruun, maka artinya menjadi: dan mudah-mudahan kamu mabuk.

Lihat, hanya dengan berubah satu huruf saja, ternyata perubahan maknanya sangat jauh.

= = = (2) -mengganti suatu harokat dengan harokat lain = = =ย 

misal: harokat dlommah diganti dengan harokat fathah

Pada lafadz: limaa kholaqtu biyadayya.. yang telah Kuciptakan dengan tangan-Ku (QS. Shaad: 75), bila lafadz kholaqtu dibaca kholaqta, maka artinya menjadi: yang telah engkau (iblis) ciptakan dengan tangan-Ku.

Jika sampai salah seperti ini, kita harus cepat2 beristighfar! Kenapa? karena yang menciptakan Nabi Adam as. itu bukanlah iblis, tapi Allah Subhanahu wa Ta’ala. So, hati2 ya.. ketika membaca al-Qur’an.

= = = (3) -menambah atau mengurangi huruf = = =

misal: menambah atau mengurangi huruf fa’

Perhatikan ayat berikut:

faidzaa jaa-a ajaluhum laa yasta’khiruuna saaatan wa laa yastaqdimuun (Qs.Al-A’raf: 34)

idzaa jaa-a ajaluhum falaa yasta’khiruuna saaatan wa laa yastqdimuun (QS. Yunus: 49)

Jangan sampai kebalik ya.. nanti ada yang huruf yang ditambah atau terkurangi. Terutama bagi yang ngafal.. karena tidak lihat quran pas hafalan..๐Ÿ™‚

= = = (4) -menambah atau mengurangi tasydid = = =

= = = (5) -mengganti sukun dengan harakat = = =

b. Lahn Jali yang tidak mengubah/merusak makna, misalnya:

-lafadz: alhamdulillaahi, dibaca: alhamdulillaahu

-lafadz: lam yalid wa lam yuulad, dibaca: lam yalidu wa lam yuulad

Lahn Jali HARAM dilakukan, meskipun tidak mengubah makna.

2. LAHN KHAFI = kesalahan yang tersembunyi dalam lafadz. Kesalahan ini tidak diketahui kecuali oleh para ulama qiraat atau kalangan tertentu yang mendalami ilmu qiraat. Para ulama itu biasanya menghafal berbagai lafadz dalam al-quran dan menerimanya secara talaqqi (langsung) dari ulama lain.

Talaqqi adalah metode mempelajari sesuatu ilmu secara langsung dengan sang guru. Dalam metode talaqqi al-Qur’an, seorang murid harus bertemu atau berhadapan langsung dengan gurunya sehingga ia tidak hanya mendengar lafadz al-Qur’an yang diucapkan oleh gurunya tetapi juga melihat langsung bagaimana sang guru melafalkan lafazh tersebut dari mulutnya. Pertemuan dan penerimaan secara langsung inilah yang menjadi inti dari metode talaqqi. Talaqqi merupakan metode yang paling utama dan dianjurkan dalam mempelajari Ilmu Tajwid. Wallahu Alam.

Di antara kesalahan yang tergolong lahn khafi antara lain:

-menggetarkan huruf ra’ secara berlebihan

Apakah Anda tahu? Ternyata untuk mengucapkan huruf ra’ yang benar itu hanya diperbolehkan 2 getaran saja. Lebih dari dua, maka salah. Untuk tahu, bagaimana dua getarannya itu, kita perlu bertemu dengan guru yang sudah punya sanad tahsin. (Jadi, tidak bisa diceritakan lewat tulisan ini..๐Ÿ™‚ )

-menambah atau mengurangi ukuran mad suatu bacaan

Untuk orang yang sudah ahli dalam ilmu tajwid, beliau memang sangat teliti.. bahkan untuk kelebihan mad sebesar 1/4 alif saja tahu..๐Ÿ™‚ (1 alif= 2 ketukan)

-menambah atau mengurangi ukuran ghunnah

-melafalkan harakat secara tidak jelas

-mendengungkan suara tanwin

-menebalkan suara huruf lam tidak pada tempatnya

-mengabaikan ghunnah pada bacaan yang seharusnya ghunnah

= = = = =

*) Untuk mempelajari lebih lanjut ilmu ini dalam bentuk power point, bisa klik di sini. Di situ disebutkan perbedaan melafalkan huruf tho dan ta’. Biasanya ini sulit dibedakan oleh orang yang belum belajar makhraj, terutama ketika berharokat kasroh (coba bedakan thi dengan ti!). Kenapa? karena makhrajnya sama, sedangkan sifatnya berbeda.. Semakin menarik saja ya..

Selamat belajar..๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,001 hits
%d blogger menyukai ini: