Learn to Be A True Muslimah

Wirid Harian Penghafal Al-Quran

Posted on: 25 Februari 2012

Setelah menguasai hafalan dan mengulangnya dengan itqan (mantap)maka yang harus dilakukan adalah menjadikan Al-Quran sebagai wirid harian hingga akhir hayat, karena itulah yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam semasa hidupnya, beliau membagi al qu an menjadi tujuh bagian dan setiap harinya beliau mengulang setiap bagian tersebut, sehingga beliau mengkhatamkan al-quran setiap 7 hari sekali.

Aus bin Huzaifah rahimahullah; aku bertanya kepada para sahabat Rasulullah bagiamana cara mereka membagi al qur an untuk dijadikan wirid harian? Mereka menjawab: “Kami kelompokan menjadi 3 surat, 5 surat, 7 surat, 9 surat, 11 surat, dan wirid mufashal dari surat qaaf hingga khatam ( al Qur an)”. (HR. Ahmad).

Jadi mereka membagi wiridnya sebagai berikut:

  1. Hari pertama: membaca surat “Al-Fatihah” hingga akhir surat “An-Nisa’”,
  2. Hari kedua: dari surat “Al-Maidah” hingga akhir surat “At-Taubah”,
  3. Hari ketiga: dari surat “Yunus” hingga akhir surat “An-Nahl”,
  4. Hari keempat: dari surat “Al-Isra’” hingga akhir surat “Al-Furqon”,
  5. Hari kelima: dari surat “Asy Syu’ara” hingga akhir surat “Yasin”,
  6. Hari keenam: dari surat “Ash-Saffatt” hingga akhir surat “Al-Hujurat”,
  7. Hari ketujuh: dari surat “Qaaff” hingga akhir surat “An-Naas”.

Para ulama menyingkat wirid nabi dengan al-Qur an menjadi kata: ” Fami bisyauqin ( فم ي ب شوق ) “, dari masing-masing huruf tersebut menjadi symbol dari surat yang dijadikan wirid Nabi pada setiap harinya, maka:

  1. huruf “fa” symbol dari surat “Al-Fatihah”, sebagai awal wirid beliau hari pertama,
  2. huruf “mim” symbol dari surat “Al-Maidah”, sebagai awal wirid beliau hari kedua,
  3. huruf “ya” symbol dari surat “Yunus”, sebagai wirid beliau hari ketiga,
  4. huruf “ba” symbol dari surat “Bani Israil (nama lain dari surat al isra)”, sebagai wirid beliau harikeempat,
  5. huruf “syin” symbol dari surat “Asy Syu’ara”, sebagai awal wirid beliau hari kelima,
  6. huruf “wau” symbol dari surat “Wa Shaffat”, sebagai awal wirid beliau hari keenam,
  7. huruf “qaaf” symbol dari surat “Qaaf”, sebagai awal wirid beliau hari ketujuh hingga akhir surat “An-Naas”.

Ini tidak seperti pembagian hizb seperti sekarang ini dengan dengan membuat pemberhentian (waqaf) terhadap beberapa ayat yang bersambung dengan ayat sesudahnya, kemudian seorang qori membacanya lagi pada hari berikutnya dengan memulai bacaan yang diikutkan dengan bacaan sebelumnya.

Misalnya memulai dengan kalam Allah, “wal muhshonaati minan-nisaa-i.. ” pada permulaan juz ke-5. Padahal ini adalah ayat yang masih satu tema dengan akhir juz ke-4. (ceritanya belum selesai ko sudah dipotong.. karena sudah beda juz..🙂 )

Oleh sebab itu, pembagian hizb (tahzib) dengan surat secara lengkap lebih utama daripada pembagian hizb dengan juz. Ini merupakan salah satu sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan para sahabatnya.

Bagaimana jika kita belum mampu melaksanakan hizb Nabi di atas?

Kita harus melalui tahap-tahap agar dapat mencapai derajat yang tinggi tersebut, yaitu:

Fase 1: mengulangi seluruh hafalan selama 3 bulan. jika sudah bisa maka bisa naik ke fase berikutnya, yaitu:

Fase 2: mengulangi seluruh hafalan selama 1,5 bulan. jika sudah bisa maka bisa naik ke fase berikutnya, yaitu:

Fase 3: mengulangi seluruh hafalan selama 1 bulan. jika sudah bisa maka bisa naik ke fase berikutnya, yaitu:

Fase 4: mengulangi seluruh hafalan selama 1/2 bulan. jika sudah bisa maka bisa naik ke fase berikutnya, yaitu:

Fase 5: mengulangi seluruh hafalan selama 7 hari, seperti hizb Nabi di atas.

Jika kita sudah berusaha keras dan belum bisa mencapai tingkatan fase ke-5 ataupun fase ke-4, maka paling tidak kita terus bertahan di fase ke-3 (mengkhatamkan hafalan qur’an 30 selama sebulan). Disarankan tidak kurang dari ini hingga Allah mengaruniakan nikmat-Nya kepada derajat yang tinggi di dunia dan akhirat, insya Allah.

= = = =

Sumber:

– Revolusi Menghafal Al-Qur’an (buku terjemahan), karya Ustadz YahyaAbdul Fattah Az-Zawawi

– rizkafitri.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,001 hits
%d blogger menyukai ini: