Learn to Be A True Muslimah

Mencari Pasangan Terbaik – Dien yang Utama

Posted on: 13 Juli 2012

Bismillah..

Tulisan yang sangat indah.. karena tulisan yang ditulis dengan hati akan menyentuh hati pembacanya..

Saya dapatkan dari sebuah milis Islam, ditulis oleh penulisnya sekitar 5 tahun yang lalu.

= = = =

Pada suatu hari Ustadz Aam Amirudin (ulama di Bandung), merasa dirinya sudah siap menikah. Kemudian di pagi hari dia berdoa kepada Alloh dan menyatakan bahwa dirinya siap menikah.  Kemudian ia pergi ke suatu majelis taklim, sepulang dari majelis taklim ia memakai sendalnya, dan ketika sampai dirumah baru ia menyadari bahwa sendal yang dipakainya bukan sendalnya dan sendal tersebut cukup aneh, ada nama dan alamatnya, segera beliau mengembalikan sendal tersebut ke alamat tertulis. Ternyata sendal tersebut milik seorang wanita. Tidak lama mereka berkenalan, dan Pak aam merasa cocok, kemudian dilamarnya wanita tersebut. Wanita itu adalah Teh Sasa, istri Pak Aam yang merangkap sebagai sekretarisnya yang karakter bicaranya sangat mirip dengan Pak Aam.

Begitu pula Abdullah Gymnastiar, ketika umurnya menanjak 25, ia pergi ke sebuah mesjid, sesampai disana ia mendengar suara mengaji yang sangat indah sehingga membuatnya menangis. Segera dicarinya informasi tentang siapa yang mengaji tersebut, setelah hatinya mantap ditemui keluarganya dan dilamarnya.Wanita itu adalah Teh Nini, istri Aa gym yang pertama.

Pasangan hidup adalah sebuah misteri yang di sana benar benar terlihat kebesaran Alloh . Pasangan ibarat bagian diri sendiri yang berwujud orang lain.  Banyak komentar dari mereka yang telah menikah mengatakan bahwa pasangannya mempunyai kemiripan dengan dirinya, bisa dari fisik, cara bicara.

Perjalanan kehidupan adalah perjalanan yang panjang, yang jika jalan tersebut ditemani oleh teman yang baik akan sangat menyenangkan walaupun harus melampaui badai yang dasyat.  Berharap Alloh memberikan teman yang terbaik adalah hal yang lumrah.

Pemilihan pasangan untuk mencari Ridho Alloh adalah pertimbangan yang utama, dan perlu mengutamakan hal berikut

1. Dien  menjadi salah satu pertimbangan utama.

Komentar dari orang tua yang telah puluhan tahun berumah tangga, bahwasanya  pada akhirnya fisik itu akan hilang, yang tersisa adalah karakter aslinya. Jika ada  dua pilihan, yang pertama menarik, pintar  dan solehah sedangkan  pilihan yang kedua adalah tidak cantik dan tidak solehah, maka pilihan pertama diutamakan.

2. Dijalani dengan proses yang baik

Istilah pacaran menjadi trend yang sangat indah di kalangan anak muda saat ini dan sebaliknya perkenalan yang saling menjaga diri menjadi terasa aneh dikalangan banyak.

Ali bin Abi Thalib adalah salah satu pemuda paling gagah di jaman Rasul, dan Fatimah Az Zahra, putri baginda rasul adalah seorang wanita mulia.  Mereka dijadikan cermin sebagai pasangan ideal.   Ketika  akan menikah, mereka berdua menunggu kedatangan Baginda Rasul  untuk menikahkan mereka di sebuah bangunan.  Ali duduk di salah satu sudut bangunan sedangkan  Fatimah duduk di ujung yang lain. Setelah  menikah, baru Fatimah mengatakan ke Ali bahwa selama ini dia mengagumi seorang pemuda, yang sangat lama dipendamnya. Dialah Ali.

Perkenalan adalah suatu hal yang lumrah dalam membentuk sebuah rumah tangga, hanya perkenalan yang tidak diridoi Alloh, khawatir di masa depan akan mengurangi berkah rumah tangga yang terbentuk.Wallahualam.

3. Mengutamakan kekuatan doa dan sabar.

Doa adalah kekuatan terbesar di muka bumi  Tidak ada perantara ketika kita memohon kepada Nya dan tidak juga ada penerjemah.  Selalu meminta yang terbaik dalam pandangan Alloh, adalah pernyataan  kerendahan diri dan  kepercayaan kita kepada Nya. Meminta kriteria orang yang Alloh cintai dan orang itupun mencintai Nya juga penting.  Karena jika Alloh mencintai seseorang maka Ia akan menyampaikannya ke Jibril dan Jibril akan menyampaikan ke seluruh penjuru langit dan bumi bahwa Alloh mencintai si Fulan.

Tapi Insya Allah, mengharapkan kriteria “pertama” mudah mudahan juga tidak disalahkan.

Setelah sekian lama berdoa dan belum terijabah, hendaklah bersabar karena dalam salah satu hadist dikatakan bahwa Alloh malu jika tidak mengabulkan doa hambaNya dan tetaplah berprasangka baik padaNya. Ketika doanya belum juga terkabulkan Nabi Zakaria menyampaikan ”  dan aku tidaklah pernah kecewa dalam berdoa kepada Mu, ya Tuhanku.” (QS Maryam:4)

Jika keadaan  belum memungkinkan untuk menggenapkan agamanya hendak juga tetap bersabar. Alloh sayang kepada hambanya yang bersabar. dalam surat Annur ayat 33 dikatakan : “Dan orang orang yang tidak mampu untuk menikah hendaklah menjaga kesucian dirinya, sampai Alloh memberikan kemampuan kepada mereka dengan karuniaNya.”

4.  Manfaatkan waktu untuk Memperbaiki diri

Alloh berjanji bahwa laki laki yang baik adalah untuk wanita yang baik, dan wanita yang baik  adalah untuk laki laki yang baik.Itu sudah menjadi sunatullah.  Kita mempunyai banyak kesalahan yang menjadi rahasia kita. Tentu ada rasa khawatir jika  ternyata pasangan hidup kita mempunyai karakter  buruk yang sama dengan kita. Mudah mudahan dengan waktu yang tersisa Alloh memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki diri kita, memotivasi diri memperbaiki kualitas diri kita.

Memang ada kisah bahwa Alloh jadikan pasangan hidup menjadi cobaan baginya, seperti nabi Luth dan Nabi Nuh. Tapi sungguh kita berharap tidak terjadi ke diri kita, dan Dia maha mengetahui batas kemampuan kita.

 

Salah satu foto seorang sahabat  yang baru saja menikah, rasanya ada yg sesuatu yang mirip dengan istrinya. Subhanallah.

= = = =

(saya menangis ketika membaca tulisan ini, karena sangat indah)

 

4 Tanggapan to "Mencari Pasangan Terbaik – Dien yang Utama"

Barokallahu fikum
Tulisan bagus & menyemangati

Alhamdulillah kl bisa makin semangat. Oh ya, Barokallah nya pada penulis aslinya aja, karena tulisan di atas bukan ana yang nulis.

Ukhtiiiii, jazakillah🙂

aamiin. waiyyakum.. oh ya, apakah ukhti Dewi ini tinggal di kota Madinah Al-Munawaroh (Arab Saudi)?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,007 hits
%d blogger menyukai ini: