Learn to Be A True Muslimah

Ramadhan di Mahad Al-Manar

Posted on: 3 Agustus 2012

Bismillah..

Alhamdulillah, pada bulan Ramadhan di mahad tahfidz almanar tahun ini benar2 berbeda dari tahun2 sebelumnya. Kalau dulu kita tetap aja setoran dan muraja’ah seperti hari2 biasa.. plus ada kegiatan ifthor jama’i (buka puasa bersama) menjelang maghrib. Kalau sekarang, jumlah jam setorannya dikurangi tapi kita diberi tugas oleh ustadzah untuk memperbanyak tilawah al-Qur’an.

TILAWAH AL-QUR’AN

Untuk santriwati baru, maka mereka diberi tugas untuk tilawah 10 juz tiap hari. Tujuaannya adalah agar benar2 lancar dalam membaca al-Qur’an sehingga nanti kalau sudah masuk tahap menghafal, menjadi lebih mudah karena sudah sering dibaca dan dikhatamkan. Target khatam adalah 10 kali khatam hingga hari pertama masuk setelah lebaran.

Untuk santriwati lama, tugas tilawahnya hanya 5 juz tiap hari. Lebih sedikit, karena sudah punya hafalan. Mereka juga diperbolehkan untuk muraja’ah di hadapan ustadzah untuk melancarkan dan menjaga hafalan. Setelah itu, kembali dengan kegiatan tilawahnya. Target khatam adalah 6 kali khatam hingga hari pertama masuk setelah lebaran.

IFTHOR JAMA’I

Pada sore hari menjelang maghrib, ada kegiatan ifthor jama’i. Acara dimulai pikul 5 sore, diisi kajian atau taushiyah singkat seputar Adab Membaca Al-Qur’an selama 20-30 menit. Pengisi kajian adalah para santriwati lama sedangkan MC nya adalah santriwati baru. Buku yang dibahas adalah buku karya Imam Nawawi yang sangat terkenal. Di buku itu disebutkan ada 51 adab dalam membaca al-Qur’an. Makanya, hanya mempelajari satu bab saja dibahas sampai beberapa kali pertemuan karena jumlah poin nya banyak.

Setelah kajian, adalah persiapan buka puasa. Santriwati yang tugas piket menyiapkan dan membagikan makanan dan minuman, dibantu bebrapa teman yang lain. Sambil menunggu buka puasa, ada yang membahas materi kajian itu lebih dalam, ada yang melanjutkan tugas tilawahnya hari itu..

Makanan buka puasa itu adalah bantuan dari AMCF, plus kurma yang dikirm dari Dubai. Ana membayangkan, betapa banyak pahala yang didapatkan para donatur karena orang yang memberi makanan buka puasa itu juga mendapatkan pahala orang yang berbuka. Apalagi kalau yang berbuka itu adalah para santri tahfidz. Padahal tiap santri tiap hari membaca 5-10 juz tiap hari. Sedangkan jumlah santri yang ikut buka puasa sekitar 30 orang. Berarti pahala mereka banyak sekali ya.. kalau mau sedikit menghitung barangkali setara dengan 300 kali khatam qur’an pada bulan Ramadhan!! Hmm.. Allah-lah yang lebih tahu dan berhak untuk melipatgandakannya tanpa batas.

DOA SAAT BUKA PUASA

Saat-saat berbuka puasa adalah salah satu waktu ijabah untuk dikabulkannya doa. Beberapa hari yang lalu ada seseorang yang menyumbagkan sekotak roti untuk para santri. Beliau berpesan agar para santri berkenan mendoakan ibunya yang sedang sakit agar segera sembuh.. Hm.. pemikiran yang sangat baik, mohon didoakan kesembuhan oleh banyak orang pada saat ijabah, oleh para santri tahfidz yang hari2nya setiap hari disibukkan dengan al-qur’an dan menjaga diri dari hal2 yang tidak dridhai-Nya..

= = = =
Alhamdulillaah..

2 Tanggapan to "Ramadhan di Mahad Al-Manar"

Afwan,almanar yg disolo or sragen?

di solo, ukhti..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,007 hits
%d blogger menyukai ini: