Learn to Be A True Muslimah

Menikah? Seperti Mimpi..

Posted on: 21 April 2013

Bismillah..

Kemarin ketika aku naik tangga asrama menuju lantai dua, ada seorang santri yang menyapaku, “Ustadzah.. ustadzah mau nikah ya?”, tanya santri itu sambil meunggu jawabanku.

Saat itu aku sedang memikirkan hal lain, sampai2 aku lupa kalau seminggu lagi akan menikah. Akhirnya pertanyaan itu hanya kujawab dengan senyuman saja sambil berlalu.. karena aku sangat malu, meskipun pada murid2ku.

Aku merasa ini seperti bukan kenyataan, seperti mimpi saja. Masya Allah, aku mau menikah? Sepertinya aku tidak percaya dengan hal ini, dan terdengar agak asing di telingaku.

= = = = =

“Pokoknya Ustadzah gak boleh nikah!”, kata salah seorang muridku sambil agak merengek dan menangis. Dia berkata begitu karena tidak ingin ditinggal pergi oleh murabbiyahnya.. karena biasanya kalau sudah menikah itu ya sudah tidak tinggal bersama dengan para santriwati lagi.. lalu ikut suaminya.

Untuk memberikan ketenangan padanya, lalu kuberikan jawaban, “Setelah menikah ustadzah tetep di sini ko.. sampai Juni, insya Allah.”

Lalu santri kels 7 itu menjawab, “Jangan sampai Juni, Ustadzah.. Ustadzah perginya kalau kami sudah lulus kelas 9 saja, nunggu kami lulus. Masak Ustadzah tidak menyaksikan kami mengkhatamkan hafalan qur’an?”

Lalu kujawab, “Oh, iya ya.. ”

= = = = =

Suatu hari di masjid setelah adzan ketika menunggu waktu sholat maghrib, tiba2 seorang santri menjatuhkan kepalanya ke pangkuanku sambil memperlihatkan muka agak sedih, “Ustadzah mau nikah ya?”.

“Lho ko bisa tahu, dari mana? Apa sumber beritanya terpercaya?”, tanyaku untuk menyelidiki lebih jauh.

“Iya, ustadzah..bisa dipercaya.. yang bilang tadi ustadzah A yang ngajar di kelas.  Ustadzah jangan pergi..”, jawabnya dengan sendu.

Sambil berpikir agak lama, akhirnya aku pun menjawab, “Nak, tidak apa-apa. Insya Allah nanti pengganti ustadzah itu lebih baik dari ustadzah ko. Nggak usah khawatir..”

Setelah agak hening, aku pun melanjutkan. “Ustadzah ingin sekolah lagi, Nak.. Nanda punya cita-cita kan? Ustadzah juga punya cita-cita.. Ayo.. segera membuat shaf di depan”, jawabku. Mungkin jawaban ini bisa membuat dia mengerti.

= = = = =

Alhamdulillah, yang kusyukuri dari proses pernikahanku ini adalah tidak didahului dengan kemaksiatan seperti doa yang sering kumohon pada-Nya. Aku belum pernah bertemu dengan beliau sebelumnya baik di dunia maya ataupun nyata. Hari pertama kami ta’aruf, hari kedua beliau langsung mengkhitbahku..🙂

Yang membuatku tertarik pada beliau adalah karena beliau mirip denganku, memiliki sesuatu yang sama denganku, memiliki cita-cita yang sangat besar seperti cita-citaku. Dan yang paling berkesan adalah beliau telah berhasil mengamalkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang sudah kurenungi sejak bertahun-tahun yang lalu, “Laa taghdhob.. laa taghdhob.. – jangan marah.. jangan marah-.”

Ya Allah, jagalah pasangan hidupku di manapun ia berada. Ya Allah, jauhkanlah ia dari berbagai kemaksiatan, berilah ia karunia-Mu untuk merasakan manis dan lezatnya beribadah kepada-Mu.. dan masukkanlah ia ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih. Ya Allah, pertemukanlah aku dengannya tanpa didahului dengan kemaksiatan. Aamiin..

14 Tanggapan to "Menikah? Seperti Mimpi.."

waaaah, mau menikah ya .. Barakallahu fiiki, smg dimudahkan segala urusannya. Smg sntiasa dalm berkah dan limpahan Rahmat Allah Ta’ala…

Aamiin d^^b

Aamiin.. jazakumullah khairan.. semoga kalau saya nanti ke MAdinah bisa bertemu ukhti yaa..🙂

Subhanallah, wa baarakallaahufiikum…sungguh takjub dan menggugah…! Semoga Alloh kian limpahi barakah dan kemuliaan besar pada anti dan keluarga. Semoga kelak Alloh takdirkan bersua dalam kemuliaan yg jauh lebih baik. Aamiin…Salam Ukhuwwah…🙂.

Mohon Maaf, apakah Ukhti Niken skrg tinggal di Saudi? Atau ada link ummahat atau akhwat yg sedang belajar di sana? Jazakumullah. Email sy : rohmawati.abasgunungkidul@gmail.com. Jazakumullah…🙂

Sebagai wanita harus benar -benar teliti jangan ceroboh ,jangan cepat terkesima / terbuai oleh kata kata manis saja, apalagi baru kenal ntar menyesal seumur hidupmu, harus diselidiki bebet bobotnya………ini juga demi masa depanmu juga ………,bagaimana kesehariannya, apa betul kata-katanya dengan perbuatannya ???dari orang yg mengenal dia. udah Banyak juga lho wanita baik baik mendapatkan lelaki yg tidak baik juga di dunia ini…….apalagi adik jarang berhubungan/berinteraksi dalam arti positif dengan yang namanya lelaki boleh dikatakan masih hijau masih sangat muda …….sehingga mudah terbius he he…. saya sih ngasih masukan aja , nasehat aja…………… Dari sesama Penghafal Al Qur’an eehh …. calon Penghafal AL Qur’an

alhamdulillah, beliau belum pernah menggoda saya sebelum pernikahan, sangat2 menjaga diri dari kemaksiatan dlm hubungan lawan jenis meskipun sekecil apapun..
jadi, beliau belum pernah berkata-kata manis dg saya sebelum pernikahan.. tapi setelah menikah, masya Allah.. Subhanallah.. lebih indah dari yang saya bayangkan.. beliau sangat lembut dan sabar.. 🙂 bahkan sampai sekarang beliau belum pernah marah pada saya sedikitpun.. masya Allah.. subhanallah..

barakallahu, pasangnnya hafidz juga kah?

aamiin. jazakumullah khairan doanya..
alhamdulillah, iya… ini nikmat dari Allah..🙂

masya Allah mbak..
Baarakallaulaka wabaaraka ‘alayka wa jama’a bainakumaa fii khoir..🙂

Aamiin.. Alhamdulillah.. jazakumullah khairan..

Subhanallah.. sy tidak kenal embak, tp terharu baca artikel2nya.. salam ukhuwah.. Baarakallaulaka wabaaraka ‘alayka wa jama’a bainakumaa fii khoir..🙂

Aamiin.. alhamdulillaah ukhti fillah.. semoga suatu saat kita bisa bertemu..🙂

Menikah merupakan memuliakan sunnah, barakallahu.

Subhanallah wa baarakallaahufiikum, smg semakin sakinah mawaddah warahmah, lillaah limardhatillaah… Aamiin. Salam Ukhuwwah…🙂

Maaf, boleh nanya, apa ukhti skrg tinggal di Saudi? Atau adakah link akhwat atau ummahat yg tengah menempuh studi master di sana? Jazakillah Khaiir atas infonya. Email sy : azimah_albanna@yahoo.co.id.

‘afwan ukh, ana tinggal di Indo. ana belum punya link nya.. kalau ada pembaca yang tahu, mohon diinformasikan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Statistik Blog

  • 513,205 hits
%d blogger menyukai ini: