Learn to Be A True Muslimah

Archive for the ‘murabbiyah’ Category

Alhamdulillah, pagi hari ini, Ahad 26 April 2013 kami murabbiyah kelas 7 dan para santriwati kelas 7 mengadakan acara outing class. Acara outing ini berbeda dari outing2 sebelumnya. Biasanya kalau outing itu kita ke tempat-tempat wisata kota Batu, sedangkan acara ini cukup di Desa Sumberejo, di perkampungan dekat lokasi sekolah.

Pagi-pagi kami berkumpul di HTB (Hall Terbuka) untuk pengarahan dan pemberian bekal untuk acara outing nanti. Acara ini bersifat sosial, yaitu membantu orang-orang yang kurang mampu di sekitar Al-Izzah dengan sedikit uang program yang kami miliki pada bulan Mei ini untuk Outing.

Kegiatan outing ini adalah memberi uang kaget pada orang yang dipilih. Setiap perwakilan kamar (minimal 2 orang) akan diberi sejumlah uang. Mereka bertugas untuk mencari rumah2 yang sekiranya kurang layak dihuni. Lalu penghuni rumah yang ada di depan rumah itu diberi pertanyaan2 sederhana oleh para santriwati. Jika bisa menjawabnya, maka penghuni rumah tersebut mendapatkan imbalan lima ribu rupiah untuk satu pertanyaan. Setelah acara pengarahan dan doa, maka kami pun berangkat.

Alhamdulillah, setelah berjalan beberapa menit dari gerbang sekolah, kami bertemu dengan seorang nenek yang sudah lanjut usia di rumahnya yang sederhana. Akhirnya 2 orang santriwati dari kamar 212 (Arina Roikhana dan Retno Resti) menanyai beliau. Karena sudah sangat lanjut usia, pertanyaan2 yang mudah pun belum bisa dijawab olehnya. Akhirnya nenek itu pun diberi pertanyaan, “Jumlah putranya ada berapa?” Karena sudah dijawab lalu nenek itu diberi pertanyaan..

Yang kedua, ada seorang kakek2 yang sudah sangat senja usianya duduk di depan rumah dekat jalan.. Alhamdulillah kakek ini bisa menjawab dua pertanyaan, lalu diberi sepuluh ribu rupiah. Kakek itu sangat senang dan mendoakan kebaikan bagi kami.. 🙂

Yang diberi pertanyaan bukan hanya orang yang tinggal di rumah, nenek yang jualan di warung pun juga diberi pertanyaan oleh anak2. Ada seorng nenek yang sedang mencuci piring di depan warungnya lalu kami hampiri.. berkenalan sebentar dan minta izin untuk memberi pertanyaan. Alhamdulillah, akhirnya bisa.. Nenek itu pun ceria dan bahagia karena tiba2 ada yang ngasih uang hanya dengan menjawab pertanyaan..

Meskipun nilai yang kami berikan kecil, namun semoga kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa cinta pada orang-orang yang kurang mampu dan menyuburkan sifat dermawan dalam hati kami. Aamiin..

Iklan

Alhamdulillah, hari Sabtu kemarin, tepatnya tanggal 25 Mei 2013.. ada kegiatan lomba bahasa Arab dan bahasa Inggris di Al-Izzah. Acara ini diikuti oleh kelas 7, 8, dan kelas 11 SMP-SMA AL-IZZAH Batu. Apa saja acara lombanya.. 🙂

1. Intermezzo Bahasa Arab (iklan dalam bahasa Arab)

2. Intermezzo Bahasa Inggris (iklan dalam bahasa Inggris)

3. Sur’atul Insya’ (Spelling bee dalam bahasa Arab)

4. Telling Story (bercerita dalam bahasa Inggris)

5, Poster berbahasa Arab dan berbahasa Inggris

6. Rank 1 Bahasa Arab

7. Rank 1 Bahasa Inggris

8. Orasi berbahasa Arab

9. Orasi berbahasa Inggris

 

Acara ini ditutup dengan pengumuman pemenangnya pada malam harinya, yaitu pada acara EAT PARTY..

Dalam pesta ini semua peserta diminta memakai baju-baju yang unik dan lucu. Ada yang kostumnya mirip kelinci, kucing, mickey mouse.. ada yang mirip tuan putri dalam negeri dongeng, dan tuan putri dari India..

Yang menurutku sangat kreatif adalah ada anak2 yang memakai topi perahu di atas kepalanya, ternyata perahu itu dibuat dari sajadah yang dilipat.. lalu di atas topi itu dikasih satu sampai tiga lidi (diambil dari penebah).. lidinya dipasangkan ke perahu dengan jepit jemuran.. hmm.. kreatif sekali yaah.. 🙂

Acara ini dipandu oleh 2 MC, satunya pakai bahasa Inggris, satunya pakai bahasa Arab.. mereka memanggil 2 orang untuk maju ke depan (untuk tiap lomba).. yang akan mengumumkan siapa saja pemenangnya.. siapakah the winner and the runner up nya.. oh ya, dua orang yang ngumumin ini pun pakai kostum.. ya gpp karena semua yang datang di acara ini adalah santriwati dan para ustadzah.

Ketika para pemenang diumumkan, suasana pun jadi lebih meriah karena mendapat dukungan dari supporter dari tiap kamar, kelas, atau santriwati2 per murabbiyah. Hadiah diserahkan oleh perwakilan dari ustadzah secara bergantian (karena lombanya banyak)..  Selain hadiah, pemenang juga mendapatkan sertifikat.

Oh ya.. kenapa acara ini dinamakan eat party? sebenarnya bukan acara makan2 kue dsb yang menghabiskan biaya banyak.. tapi cukup sederhana saja.. tiap peserta di awal acara diberi permen lolypop dan diperbolehkan keluar dari ruangan itu jika permennya sudah habis.. 🙂

yaa.. demikianlah acaranya semoga bermanfaat dan membuat kita makin semangat dalam mempelajari bahasa.. Aamiin.. 🙂

bismillah..

Tanggal 29-30 Maret ini banyak anak2 kelas 7 yang pulang ke rumah, baik karena acara keluarga atau untuk kontrol kesehatan ke doter/lab. Kami sebagai murabbiyah kelas 7, membuat acara untuk para santriwati yang mukim di asraa agar bisa lebih terhibur dan dapat melepaskan kejenuhan karena padatnya aktivitas. Kegiatan yang diadakan antara lain:

1. Lomba Basket

Dilaksanakan Jumat pagi setelah sholat shubuh.. karena pada hari libur biasanya setoran hafalan yag biasanya dilakukan setelah shubuh  juga libur.. Lomba basket ini adalah pertandingan antara perwakilan kamar 201-207 vs perwakilan kamar 210-214. Banya santri yang tertarik menonton pertandingan ini. Dan akhirnya pertandingan dimenangkan oleh kamar 201-207 dengan nilai 8 banding 1.

2. Lomba Sepatu Roda (Flashing Roller)

Dilaksanakan Jumat sore setelah ashar. Setiap kamar mewakilkan satu orang untuk mengikuti lomba ini. Aturannya adalah peserta bergerak lurus hingga jarak terjauh ( lantai berwarna putih )kemudian kembali ke tempat semula di Lapangan HTB (Hall Terbuka). Siapa yang paling cepat sampai pada garis start maka dialah pemenangnya. Alhamdulillah, pemenangnya adalah perwakilan dari kamar 203.

3. Menonton Film

Karena di asrama tidak disediakan televisi maka pada hari2 tertentu pada malam hari, anak2 difasilitasi untuk bisa menonton film sebagai hiburan. Tentu film yang akan ditayangkan sudah dipilih oleh murabbiyah. Acara ini dilaksanakan hari Jum’at dan Sabtu setelah makan malam habis isya’.

4. Lomba Kamar Hias

Lomba yang paling meriah dan melibatkan banyak orang untuk mengumpulkan barang2 dan menatanya hingga menjadi kamar yag indah dan excellent dengan warna tertentu. Ada 3 kelompok, yaitu:

-kamar 201-205:  kuning

-kamar 206-209: pink

-kamar 210-214: biru

Setiap kelompok diminta untuk membuat kamar yang dipenuhi dengan barang2 yang sama warnanya, kemudian menatanya agar terlihat cantik dan indah. Lomba ini dilaksanakan di HTB (Hall Terbuka), tempat terbuka dengan atap di atasnya tapi tidak memiliki dinding sehingga orang yang duduk di sana bisa melihat pemandangan pegunugan yang indah di kota Batu sekaligus melihat hutan pinus dari dekat (sekolah kami berada di lereng bukit, berdampingan dengan hutan pinus di sebelah utara). Meski sekolah kami dekat dengan hutan, tapi juga dekat dengan jalan raya.. jadi cukup mudah kalau mau pergi ke pusat2 perbelanjaan, rumah sakit, atau fasilitas masyarakat yang lain..

Dalam lomba ini ada 9 aspek yang dinilai yaitu:

-kebersihan

-model/presenter

-kerapian dan keindahan kamar

-perpaduan warna yang sejenis

-perpaduan warna yang berbeda

-kreativitas/keunikan

-komunikasi dan tanya jawab

-peragaan/drama tentang aktivitas yang dilakukan di kamar

-adab2 yang dilakukan ketika di kamar

bismillah..

Biasanya kalau saya mendengar ada sebuah lagu, saya akan menjauhi tempat tersebut. karena ini demi terjaganya hafalan quran yang ada dalam hati. Tapi beberapa hari yang lalu..  pagi hari sebelum berangkat sekolah, murid-muridku di asrama menyanyikan sebuah lagu indah di depanku, tepatnya di depan kamar 210. Mungkin itu bentuk terima kasih mereka pada ustadzah2 mereka.. Aku terharu mendengarnya, tidak kuasa.. senyum pun terbit di bibirku karena tersipu malu dengan lirik lagunya yang sopan dan indah.. 🙂

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Ustadzahku tersayang.. Ustadzahku tercinta..

tanpamu.. apa jadinya aku…

ku tak bisa nyapu..

tak bisa ngepel lantai

nggak bisa mbersihin belakang..

nggak bisa nata lemari..

Ustadzahku.. terima kasihku.. 🙂

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Aku tidak tah, itu laguya siapa.. Setelah nanya2 ke murabbiyah yang lain, akhirnya aku tahu, itu adalah lagu “Terima kasih Guruku” yang dinyanyikan oleh Afi Junior. Berikut lirik lagunya, yang saya ambil dari sebuah blog (ada videonya)

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Terima Kasih Guruku

Pagiku cerahku.. matahari bersinar..

kugendong tas merahku.. di pundak..

 

Selamat pagi semua.. kunantikan dirimu..

di depan kelasku.. menantikan kami..

 

Guruku tersayang.. guruku tercinta..

tanpamu. apa jadinya aku..

Tak bisa baca tulis.. mengerti banyak hal..

Guruku terima kasihku..

 

Nakalnya diriku.. kadang buatmu marah..

Namun segala maaf.. kau berikan..

 

Guruku tersayang.. guruku tercinta..

tanpamu. apa jadinya aku..

Tak bisa baca tulis.. mengerti banyak hal..

Guruku terima kasihku..

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Salah satu tugas murabbiyah di Al-Izzah adalah mengontrol kebesihan kamar pada pagi dan malam hari, termasuk mengajarkan pada para santri banyak hal tentang kebersihan dan kerapian, misalnya:

-menyapu dan mengepel lantai hingga lantai itu bersih dan mengkilat.

-mencuci baju dan mensetrika pakaian

-menata baju di lemari

-menata barang-barang di kontainer

-membersihkan belakang/tempat jemuran dan menata pakaian2 yang dijemur agar cepat kering dan tidak berjamur.

Setiap harinya, kebersihan dan kerapian itu dinilai oleh murabbiyah yag kelak akan menjadi nilai mereka di raport kepengasuhan di akhir semester.

 Belajar Kehidupan di Pasar Trdisional

Alhamdulillah, dua hari yang lalu para santri Al-Izzah kelas 7 melaksanakan outing di Pasar Batu. Kegiatan ini bertujuan agar para santri bisa mengetahui bagaimana kerasnya hidup dan betapa tidak mudahnya mencari uang. Sehingga mereka bisa lebih menghormati dan menghargai orang tua, lebih hemat dalam membelanjakan uang, dan bisa mengamati aplikasi dari apa yang telah mereka pelajari di sekolah.

Pagi-pagi benar setelah sarapan (pukul 05.30-06.00), para santri berjalan kaki dari sekolah menuju Pasar Batu. Santri yang berjumlah keseluruhan 140 santri ini dikelompokkan tiap 10 orang (berdasarkan kamar di asrama) dan dibariskan di lapangan apel sekolah. Mereka diwajibkan memakai seragam warna oranye. Sedangkan jilbabnya bukan seragam sekolah tapi harus seragam warnanya untuk satu kamar. Ada yang memilih warna hitam, putih, atau abu-abu.

Sebelum ke pasar, mereka singgah dulu di masjid belakang terminal Batu untuk mendapatkan pengarahan dari ustadzah bagian Kesiswaan. Tiap kelompok diberi tugas untuk melakukan wawancara atau interview dengan 2 pedagang pasar. Hasil wawancara tersebut ditulis dalam kertas yang sudah disiapkan. Isi kertas itu antara lain:

– biodata

-riwayat pekerjaan dan peghasilan/hari

-pertanyaan tentang kisah hidup yang menginspirasi dan apa hikmah yag dapat diambil dari kisah tersebut.. dan apa yang akan mereka lalukan jika menjadi anak dari pedagang tersebut

-pertanyaan pelajaran social tentang ciri-ciri pasar tradisional dengan pasar modern.. dan tentang keseimbangan harga di pasar.

Pukul 09.30 setiap kelompok harus sudah mengumpulkan hasil wawancaranya di Pusat Informasi Pasar yang terletak di tepi jalan raya. Para ustadzah membaca hasil wawancara itu dan meminta mereka untuk menceritakan kembali hasil wawancaranya.

Yang paling berkesan dari pengamatanku dari hasil kerja para santri ini ada 3, yaitu:

-ada bapak pedagang sayur yang usianya sudah lanjut usia, peghasilannya tidak tentu. Kadang dapat kadang tidak. Dan dia merasa kesepian karena sendirian, belum punya pendamping hidup.

-ada ibu2 yang berjualan di pasar. Ibu ini bekerja di pasar untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai sekolah anak-anaknya.. sedangkan suaminya sudah meninggal dunia.. kasihan..

-ada ibu-ibu yang jualan ayam potong. Ketika ditanya, “Berapa penghasilan ibu setiap harinya?”.. Ibu itu malah menjawab, “Nak, nanti kalau ibu beritahukan.. nanti ibu khawatir kalian nggak mau sekolah lagi.”.. Lho kenapa? Jawabannya adalah karena keuntungan dari berjualan di pasar itu sangat besar.. nanti malah pilih kerja daripada sekolah.. 🙂

Setelah menyerahkan tugas di Pusat Informasi, mereka boleh membeli makanan atau barang-barang di pasar. Para murabiyah berpesan, tidak boleh membelanjakan uang lebih dari 20ribu rupiah.. dan jika membeli sesuatu jangan lupa menawar hargaya agar harganya bisa lebih murah. Kemudian mereka kembali ke masjid untuk melaksanakan sholat dhuha.

Setelah cukup istirahat di masjid, acara ditutup oleh murabbiyah. Kelompok yang ditunjuk mempresentasikan hasil wawancara di depan semua teman-temannya. Setelah itu, kami berjalan menyusuri terminal menuju jalan raya untuk kembali ke sekolah. Kami pulang dengan menyewa sepuluh angkot Kota Batu warna hijau menuju Desa Sumberejo (Desa Wisata Petik Sayur), tempat sekolah yang kami cintai, SMP Al-Izzah.

= = = = = = =

Yah, mungkin ini sedikit cerita yang saya bagi. Semoga bermanfaat dan mengispirasi kita semua. Allaahu Akbar!!

Alhamdulillah, ana diberi kesempatan oleh Allah untuk tinggal di sebuah kota yang dikenal sebagai kota wisata, yaitu Kota Batu. Jika kami ingin melakukan rekreasi ke tempat2 wisata, kami tidak perlu naik alat transportasi apapun.. cukup jalan kaki. Ini yang biasa kami lakukan ketika mengadakan Outing Class bersama para santri di Al-Izzah.

Jika kita mengadakan perjalanan menuju kota Batu, kita akan melewati jalan berkelak-kelok. Saya pernah menghitung jumlah kelokannya, lebih dari 100 kelokan..!! Mendekati kota Batu, mata kita akan disuguhi dengan pemandangan hutan pinus yang indah di kanan-kiri jalan.

Ketika pertama kali naik angkutan umum di kota Batu, seolah-olah saya sedang berkeliling di taman safari. Hawanya sejuk dan pemandangannya indah. Jalan rayanya banyak yang naik-turun dan berliku-liku seolah naik coaster di taman hiburan, hanya saja dengan kecepatan rendah. Di kanan-kiri jalan banyak vila yangindah,  bersih dan asri. Ketika kita berada di ketinggian, kita bisa melihat pemandangan pegunungan yang hijau, dan rumah2 penduduk yang terlihat kecil dari kejauhan.

Tempat Wisata apa saja yang ada di kota Batu?

SONGGORITI

JATIM PARK 1

JATIM PARK 2

PAYUNG

PARALAYANG di BUKIT BANYAK

bismillah..

Perubahan tempat tinggal bisa memberikan efek bagi tubuh. Sehabis liburan 2 malam 3 hari di Solo, 31 Desember 2012 – 2 Januari 2013, akhirnya aku balik ke Kota Batu. Perjalanan travel dari Solo ke Malang membutuhkan waktu 6 jam kalau naik mobil APV dan tidak macet , kalau naik mobil ELF biasanya 8 jam. Alhamdulillah, aku tidak mabuk di perjalanan seperti perjalananku yang kedua ke kota Batu 5 bulan yang lalu.

= = = =

Suatu hari ketika akan shalat ashar di masjid Al-Izzah..

“Ustadzah.. ustadzah.. alhamdulillah ustadzah sudah sembuh ya.. ?”, kata salah seorang santri yang berlari menuju arahku.. Dia bernama Azizah, santri kelas 7 takhasus yang sudah menganggapku seolah seperti ibundanya sendiri.

“Alhamdulillah, sudah.. hanya ini masih sedikit flu.”, jawabku sambil menghentikan langkahku yang hampir saja menaiki tangga masjid. Tangga masjid Al-Izzah ini cukup tinggi, karena langsung menuju lantai dua.

“Alhamdulillah, akhirnya doaku dikabulkan oleh Allah.”, tanggapnya sambil memasang muka manis di depanku..

“Benarkah?”, tanyaku sambil tersenyum. Sebenarnya aku bertanya-tanya siang tadi, siapakah yang mendoakanku.. karena aku merasa tiba2 sembuh dengan cepat. Hanya hitungan detik.. tiba2 suhu tubuhku yang semula tinggi mulai menurun hingga ke suhu normal dan aku merasa sehat, seolah-olah seperti tidak pernah sakit sebelumnya..

= = = =

Pada suatu siang..

“Alhamdulillah, akhirnya hari ini ana bisa lapar..”, kataku pada teman2 yang ada di kamar murabbiyah.

“Ini yang kurindukan beberapa hari ini. karena ana tidak lapar.. memang kalau orang sakit itu biasanya tidak ingin makan apa-apa. Alhamdulillah, akhirnya hari ini ana bisa lapar sehingga bisa merasakan nikmatnya makan.”, tambahku.

Selain aku, ada beberapa murabbiyah yang juga sakit. Ada yang karena cuaca yang dingin, ada juga yang karenai serius2nya memikirkan ujian Bahasa Arab di Ma’had Abdurrahman bin Auf Malang.

= = = =

Alhamdulillah, ternyata lapar itu juga nikmat..


Arsip

Statistik Blog

  • 616,336 hits