Learn to Be A True Muslimah

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Bismillah..

ATLAS BUDAYA ISLAM  – Menjelajah Khazanah Peradaban Gemilang, sebuah buku yang tiada tara mengungkapkan Islam dengan segenap keindahannya. Buku ini ditulis oleh pasangan ilmuwan yang hangat dan menyenangkan, Dr. Ismail Raji Al-Faruqi dan istrinya, Dr. Lamya Al-Faruqi.

Dr. Ismail R. Al-Faruqi adalah tipe intelektual yang lahap dan penulis yang produktif. Buku pertamanya diterbitkan ketika berusia 41 tahun (sudah menjadi doktor), berjudul On Arabism, ‘Urabah and Religions. Analysis of the Dominant Ideas of Arabiasm and of Islam as It’s Highrst Moment of Conciousness pada tahun 1964.

Selama hidupnya ia telah menulis sebanyak seratus artikel. Hampir semua bidang ilmu dijelajahinya. Dari etika, seni, ekonomi, metafisika, politik, sosiologi, dan lain-lain. Semua dikuasainya dan disajikan dalam bentuk lebih komprehensif dan  saling berhubungan.

Louis Ibsen, keturunan langsung dramawan terkenal, Hendrik Ibsen.. tidak dinyana akhirnya menjadi istri Dr.Ismail R. Al-Faruqi, sarjana muslim terkemuka yang lahir di belahandunia lain, Palestina. Mengambil nama “Lamya” setelah memeluk Islam. Ia bukan hanya menjadi istridan ibu yang baik tapi juga menjadi pasangan akademis yang kukuh bagi Ismail Al-Faruqi.

Lamya Al-Faruqi memilih Islam dengan penuh kesadarannya. Ia adalah contoh wanita muslimah yang sukses dalam karier dan rumah tangga. Melahirkan, mengasuh, dan membesarkan 5 orang anak. Lamya mampu mengembangkan profesinya sebagai dosen di berbagai universitas. Ia bukan hanya pendidik dan ibu bagi anak-anaknya tapi juga ‘ibu’ bagi mahasiswa dan mahasiswinya. Bersamasuaminya, ia bukan hanya memberi bekal akademis kepada para mahasiswa muslim, tapi juga membantu mencarikan perumahan, beasiswa, dan kebutuhan-kebutuhan lainmereka.

Dr. Lamya adalah seorang penulis yang produktif. Di tengah kesibukannya mengatur berbagai kegiatan menghadiri berbagai seminar yang menyangkut seni Islam dan pendidikan, ia telah berhasil menulis tidak kurang dari 40 artikel. Beliau memperoleh gelar doktor pada usia 46 tahun. Ia (insya Allah) syahid mendapingi suaminya.

= = = = =

Kisah yang sangat menginspirasi. Semoga suatu saat saya bisa seperti mereka. Menulis buku berbobot tentang Islam dan sains bersama suamiku.. Semoga saya bisa menikah dengan seorang doktor muslim yang memiliki  misi yang sama. Sama2 sangat gemar membaca buku, sama2 kuat belajar berjam2, betah tinggal di perpustakaan berjam2, suka melakukan penelitian di laboratorium, menemukan alat baru yang kontroversial yang bermanfaat bagi umat manusia, menemukan teori baru dalam ilmu fisika, mendapat hadiah nobel, menulis berjilid-jilid ensiklopedia fisika tentang gelombang elektromagnetik dan gelombang mekanik.. original dari pasangan ilmuwan muslim yang hangat dan menyenangkan.. (mimpi dulu aah.. 🙂 Jangan Takut Bermimpi!! Jangan Takut Meraih Mimpi!!! ). Idealis banget ya.. 🙂

 

Bismillah..

Salah satu tanda-tanda kekuasaan Allah pada diri kita adalah Allah ciptakan manusia dalam berbagai ras, warna kulit, dan kepribadian. Yang akan kita bahas panjang lebar dalam tulisan ini adalah kepribadian.

Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang memiliki kepribadian yang sama, meskipun mereka adalah kembar identik. Namun, menurut penelitian dalam bidang psikologi, kepribadian manusia dapat dibagi menjadi 4, yaitu:

1.  Sanguinis

2. Melankolis

3. Koleris

4. Phlegmatis

Masing-masing kepribadian tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Kalau kita sudah mengetahui jenis kepribadian kita, maka kita pun akan mengetahui titik-titik kelebihan dan kelemahan yang kita miliki.. Terhadap kelebihan yang dimiliki, hendaknya kita kembangkan seoptimal mungkin sehingga dapat memberi kontribusi positif bagi diri sendiri maupun orang lain. Sedangkan terhadap kelemahan yang dimiliki, hendaknya kita berupaya me-minimalisir nya sehingga tidak menghambat pengembangan diri kita.

Selain untuk pengembangan diri sendiri, pengetahuan tentang jenis kepribadian juga diperlukan dalam hubungannya dengan orang lain. Kita tidak akan merasa tersakiti jika berhadapan dengan orang berkepribadian sanguinis atu koleris. Kita pun tidak akan merasa bosan bila berhadapan dengan orang berkepribadian melankolis ataupun phlegmatis. Dengan demikian, kita akan bisa fleksibel dan merasa enjoy dalam berhadapan dengan siapa saja. Dalam kaitannya dengan dakwah, kita akan mampu menentukan metode dakwah yang tepat bagi masing-masing obyek dakwah.

Satu hal yang perlu dicatat, bahwa setelah kita berhadapan dengan risalah Islam, maka kita tidak lagi mengenal pembagian jenis kepribadian ini. Yang kita kenal dan harus kita miliki adalah kepribadian seorang muslim yang telah disebutkan dalam al-Qur’an dan telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Apapun jenis kepribadian kita, kita berupaya untuk memiliki kepribadian seorang muslim sejati.

Namun, perlu diakui, masing-masing individu membutuhkan waktu dan proses yang berbeda-beda dalam hal upayanya untuk menjadi sosok yang berkepribadian muslim. Ini tergantung juga dengan jenis kepribadian yang ia miliki. Sebagai contoh orang sanguinis lebih mudah menjadi sosok pemaaf daripada orang melankolis. Sebaliknya, orang melankolis lebih mudah menjadi sosok yang menepati janji daripada orang sanguinis.

Begitu pentingnya pengetahuan tentang kepribadian dalam kehidupan sehari-hari,, maka penulis terdorong untuk menyusun makalah sederhana yang diambil dari  berbagai sumber. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca khususnya, bagi para aktivis dakwah, dan orang-orang yang berkomitmen untuk menjalin eratnya tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah).

= = = =

Penulis adalah kakak tingkat saya di Ma’had Tahfidz Al-Manar Solo yang sudah khatam 30 juz. Kami dulu main games kepribadian ini bersama teman2.. 🙂

= = = =

Bingung menentukan jenis kepribadian?

Berikut ada cara mudah untuk mengetahui jenis kepribadian kita. Berilah tanda (dilingkari/ diberi garis atau tanda centang, tentu kalau sudah diprint.. J ) setiap sifat yang kita miliki lalu jumlahkan ke bawah.

Nilai terbesar menunjukkan dominasi kepribadian kita. Jika ada dua nilai yang sama atauhampir sama menunjukkan bahwa kepribadian kita merupakan perpaduan dari dua jenis kepribadian. Selamat mencoba..!!

SANGUINIS

1-Senang berbicara

2-suka humor

3-ekspresif

4-periang

5-antusias

6-sukarelawan

7-suka kegiatan baru

8-kreatif

9-rasa ingin tahu tinggi

10-spontanitas tinggi

11-mudah berteman

12-tidak suka administrasi

13-tidak bisa diam

14-mudah minta maaf

15-bukan pendendam

 

MELANKOLIS

1-analitis

2-tekun

3-penuh perencanaan

4-perfeksionis

5-ekonomis

6-mendalam

7-perasa

8-tertib dan rapi

9-serius

10-teliti

11-hati-hati dalam berteman

12-nomor satu dalam kualitas

13-senang hal-hal detail

14-suka memendam

15-perhitungan

 

KOLERIS

1-dominan

2-tegas

3-orientasi ke hasil

4-bicara inti persoalan

5-kemauan kuat

6-cepat dalam bertindak

7-mandiri

8-berpikir secara global

9-aktif

10-bertindak rasional

11-suka mengatur

12-tidak suka basa-basi

13-tidak merasa bersalah

14-tidak suka monoton

15-suka tantangan

 

PHLEGMATIS

1-mudah adaptasi

2-sabar

3-sederhana

4-baik dalam tekanan

5-tenang

6-teguh

7-menhindari konflik

8-ramah

9-suka mengamati

10-santai

11-mudah sepakat

12-nyembunyiin emosi

13-emosi stabil

14-pakaian seadanya

15-punya kekuatan

 

NB: baiknya no 1-15 di atas dibuat 4 kolom ke kanan sehingga nanti lebih mudah untuk dihitung dan dibandingkan jumlahnya.

 

SANGUINIS

 

SIFAT DOMINAN

Senang berbicara, suka humor, ekspresif, periang, menghidupkan suasana, antusias, sukarelawan, suka “kegiatan baru”, kreatif, rasa ingin tahu tinggi, spontanitas tinggi, mudah berteman, gampang kena promosi, pelupa, tidak suka administrasi, kurang teliti, tidak suka perencanaan jangka panjang, tidak bisa diam, mudah minta maaf, bukan pendendam.

 

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

Kelebihan:

-hangat dan meriah

-ceria

-pandai bicara

-menularkan semangat

-suka bergaul, bersosialisasi

-penampilan trendy

-senang melucu

-senang jadi pusat perhatian

-eksprresif di dalam berbicara

-mudah akrab dengan orang baru

 

Kekurangan:

-cengeng dan mudah terharu

-suka berubah-ubah, spontan

-emosi mudah naik turun

-suka ngambek

-mudah lupa

-kurang disiplin

-kurang bisa mendengarkan orang lain

-mudah menyeleweng

 

GAMBARAN UMUM

Hasrat                                   : bersenang-senang

Kebutuhan emosional   : perhatian, dukungan, kasih sayang, penerimaan, kehadiran orang-orang serta kegiatan

Kunci kekuatan                 : mampu berbicara tentang apapun, di manapun, kapanpun, kepribadian yang optimis, humoris, kemampuan bercerita, senang bergaul

Kunci kelemahan             : tidak terorganisasikan, tidak ingat detail atau nama, suka melebih-lebihkan, tidak serius tentang apapun, mempercayakan tugas pada orang lain, mudah percaya dan naif

Menjadi depresi kalau   : hidup tidak menyenangkan dan tampaknya tidak ada yang mengasihi

Takut akan                          : tidak populer atau bosan, harus hidup teratur atau sesuai jadwal, harus mencatat uang yang dibelanjakan

Senang dg orang yg         : mendengarkan dan tertawa, memuji dan mendukung

Tdk senang dg org yg      : mengkritik, tidak menanggapi humornya, tidak menanggapinya manis

Dalam pekerjaan              : kreativitas warna-warni, optimisme, sentuhan ringan

Berharga dalam hal         : menggembirakan orang lain, menghibur

Bisa lebih baik kalau ia    : belajar mengorganisasikan, tidak terlalu banyak bicara, belajar memperhatikan waktu

Sebagai pemimpin ia      : membangkitkan semangat, membujuk, menginspirasikan orang lain, menghibur, pelupa dan payah, dan soal tindak lanjut

Reaksi terhadap stress  : meninggalkan tempat kejadian, berbelanja, mencari kelompok yang menyenangkan, cari-cari alasan, menyalahkan orang lain.

Dikenali dari                       : terus saja bicara, bersuara keras, mata cemerlang

 

TEKNIK KOMUNIKASI DENGAN SANGUINIS

-beri penghargaan yang benar-benar tulus

-lebih banyak mendengar”

-Look at me… lihat dia…!

-Jangan mengkritik secara langsung

-Jangan bicara hal-hal yang mendetail

-Bertanyalah hal-hal yang dia sukai

 

MELANKOLIS

 

SIFAT DOMINAN

Analitis, tekun, penuh perencanaan, perfeksionis, ekonomis, mendalam, perasa, tertib, rapi, serius, teliti, hati-hati dalam berteman, nomor satu dalam kualitas, senang hal0hal detail, suka memendam, cenderung konservatif, perhitungan, serius membela teman.

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

Kelebihan:

-perfeksionis, perhatian pada “kualitas”

-peka terhadap perasaan orang lain

-tekun dalam mengerjakan sesuatu

-tertib dan teratus dalam menja;ankan tugas

-analitis, suka menganalisa sesuatu

-ekonomis, penuh perhitungan

-serius

-rapi dalam sega;la hal

-suka akan hal-hal mendetail

-penuh perencanaan dalam melakukan sesuatu

Kelemahan:

-perasa, sensitif

-tidak suka perubahan, ketidakteraturan

-sikapnya tertutup, introvert

-cenderung pesimis melihat masalah

-mudah tertekan, stress, dan lama hilangnya

-mudah menyesali sesuatu yang terjadi

-tidak senang bergaul

GAMBARAN UMUM

Hasrat                                   : melakukan sesuatu dengan benar

Kebutuhan emosional   : rasa stabil, ruang, ketenangan, kepekaan, dukungan

Kunci kekuatan                 : mampu mengorganisasikan dan menetapkan sasaran-sasaran jangka panjang, memiliki standar dan idealisme yang tinggi, menganalisa secara mendalam

Kunci kelemahan             : mudah depresi, terlalu membuang banyak waktu utnuk persiapan, terlalu terfokus pada detail, mengingat-ingat hal negatif, curigaan terhadap orang lain

Menjadi depresi kalau   : hidup tidal teratur, standar-standar yang tidak terpenuhi, dan tampaknya tidak seorangpun peduli

Takut akan                          : tak seorang pun memahami perasaanya, membuat kesalahan, mengkompromikan standar2

Senang dg orang yang    : serius, intelektual, mendalam, dan mau bercakap-cakap dengan masuk akal

Tidak suka dg orang yg   : kelas ringan, pelupa, lambat, tidak terorganisasikan, tidak mendalam, bohong, dan tidak dapat diramalkan

Dalam pekerjaan              : kemampuan detail, suka menganalisa, tindak lanjut, standar

Berharga dalam hal         : prestasi yang tinggi, belas kasihan pada yang mengalami kepedihan

Bisa lebih baik kl ia           : tidak terlalu serius dalam menjalani hidup, tidak memaksa yang lain menjadi perfeksionis

Sebagai pemimpin ia      :  mampu mengorganisasikan dengan baik, peka terhadap perassan orang lain, memiliki kreativitas mendalam, menginginkan prestasi berkualitas

Reaksi terhadap stress  : menarik diri, asyik membaca, menjadi depresi, menyerah, mengingat-ingat masalah

Dikenali dari                       : sifatnya yang serius dan peka, pendekatannya yang sopan, komentar merendah, penampilan teliti dan rapi

TEKNIK KOMUNIKASI DENGAN MELANKOLIS

-bersikap sopan

-berbicara sistematis

-penjelasan terperinci disertai fakta

-buatlah daftar keuntungan dan kerugian

-siapkan berbagai alternatif

-jangan mendesak untuk ambil keputusan

KOLERIS

 

SIFAT DOMINAN

Dominan, tegas, berorientasi ke “hasil”, bicara inti persoalan, kemauan kuat, praktis dalam pemecahan, cepat dalam bertindak, berpikir secara global, aktif, bertindak rasional, sok ngatur atau suka mengatur, tidak suka diatur, tidak suka basa-basi, tidak pernah merasa bersalah, tidak suka yang monoton, suka tantangan

 

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

Kelebihan:

-serius

-bicara langsung pada persoalan

-sangat pegang prinsip

-kemauan keras

-tegas

-tanpa kompromi

-keyakinan diri sendiri tinggi

-dominan dalam segala hal

-senang memimpin daripada dipimpin

-mandiri

 

Kelemahan:

-tidak peka terhadap perasaan orang lain

-suka menekan orang lain

-tidak sabaran

-suka memberontak

-ingin menguasai pihak lain

-mudah marah

-ingin menang sendiri

 

GAMBARAN UMUM

Hasrat                                   : mengatur

Kebutuhan emosional   : penghargaan atas segala prestasi, peluang untuk memimpin, partisipasi dalam pengambilan keputusan-keputusan keluarga, sesuatu untuk dikendalikan

Kunci kekuatan                 : mampu memimpin apapun, seketika itu juga, dan membuat penilaian yang cepat dan tepat

Kunci kelemahan             : terlalu “ngebos”, dominan, otokratis, tidak peka, tidak sabar, tidak bersedia mendelegasikan atau memberi pengakuan pada orang lain

Menjadi depresi kalau   : hidup tidak terkendali, orang tidak mau melakukan segalanya menurut caranya

Takut akan                          : kehilangan kendali atas apapun

Senang dgn orang yg      : mendukung dan mengalah, menuruti caranya, cepat bekerja sama dengannya, membiarkannya yang mendapat nama

Tdk senang dg orang yg : malas dan tidak mau terus bekerja, menentang kekuasaannya, menjadi mandiri, tidak loyal

Dalam pekerjaan              : dapat mencari yang lebih banyak dari siapapun, dalam waktu yang lebih singkat, biasanya benar

Bisa lebih baik kalau ia    : membiarakn orang lain mengambil keputusan, mendelegasikan kekuasaan, menjadi lebih sabar, tidak mengharapkan orang lain menghasilkan seperti dia sendiri

Sebagai pemimpin memiliki: kecenderungan untuk memimpin, naluri tentang apa yang akan berhasil, keyakinannya yang tulus akan keyakinannya untuk mencapai, potensi untuk menguasai orang-orang yang kurang agresif

Reaksi terhadap stress  : mempercepat kendali, bekerja lebih keras, becepat mengatur, kepercayaan diri, berolahraga lebih banyak, menyingkirkan yang bersalah kepadanya

Dikenali dari                       : pendekatannya yang cepat, sikap resah dan dominan

 

TEKNIK KOMUNIKASI DENGAN KOLERIS

-beri penghargaan yang tulus atas hasil kerjanya

-berbicara langsung pada persoalan

-berbicaralah dengan fakta atau bukti

-mintalah pandangan atau pendapatnya

-usahakan “keputusan” yang diambil seolah-olah “keputusan dia

-harus “siap” dikritik dan diremehkan

-jangan menyalahkannya secara langsung

 

 PHLEGMATIS

 

SIFAT DOMINAN

Mudah menyesuaikan diri, sabar, sederhana, baik dalam tekanan, tenang, teguh, menghindari konflik, ramah, suka mengamati, santai, mudah sepakat, menyembunyikan emosi, emosi stabil, pakaian seadanya, tidak trendy, tapi.. it’s OK… punya kekuatan

 

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

Kelebihan:

-pembawaannya yang tenang

-cinta damai, tidak suka konflik

-ramah dan bersahabat

-sopan

-sabar, tidak mudah diprovokasi

-suka mengalah

-bisa menyembunyikan perasaan

-mudah puas dengan apa yang dimiliki

-bisa mendengarkan orang lain

-pandai menengahi pertikaian

 

Kelemahan

-pemalu dan pendiam

-pesimis

-mudah ragu, sulit ambil keputusan

-pasif, santai, cenderung tidak bergairah

-kompromistis

-suka menunda-nunda

-tidak suka memimpin

 

GAMBARAN UMUM

Hasrat                                   : menghindari konflik, memelihara perdamaian

Kebutuhan emosional   : kedamaian dan relaksasi

Kunci kekuatan                 : keseimbangan, pembawaan yang tenang, rasa humor yang kering, kepribadian yang menyenangkan

Kunci kelemahan             : kurang bisa mengambil keputusan, kurang antusias, kurang energi, tekad baja tersembunyi

Menjadi depresi kalau   : hidup penuh dengan konflik, harus menghadapi konfrontasi pribadi, tak seorangpun mau membantunya

Takut akan                          : keharusan menghadapi masalah pribadi yang besar, ditinggalkan memegang tas, mengadakan perubahan besar

Senang dgn orang yg      : mau mengambilkeputusan-keputusan baginya, mau mengakui kekuatan-kekuatannya, tidak mengabaikannya, mau menghargainya

Dalam pekerjaan              : menengahi orang-orang yg berseteru, mengatasi masalah

Berharga dalam hal         : secara objektif

Bisa lebih baik kalau ia    : menerapkan saran-saran dan meotivasi diri sendiri, mau mengerjakan lebih banyak dan bergerak lebih cepat daripada yang diharapkan, bisa menghadapi masalah-masalah sendiri dan masalah-masalah orang lain

Sebagai pemimpin ia      : tetap tenang dan menguasai diri, tidak mengambil keputusan menurut kata hati semata-mata, tidak sering memberikan gagasan-gagasan baru yang brilian

Reaksi terhadap stress  : bersembunyi darinya, nonton TV, makan, menarik diri dari kehidupan

Dikenali dari                       : pendekatannya yang tenang, pembawaannya yang rileks (sebisa mungkin duduk atau bersandar)

 

TEKNIK KOMUNIKASI DENGAN PHLEGMATIS

-berbicaralah dengan cara yang bersahabat

-penjelasan masalah yang sederhana dan tidak terlalu rumit

-bisa memberi keyakinan

-jangan berbicara terlalu agresif

-jangan didesak / diburu-buru

 

Bismillah..

Kitab-kitab samawi seperti Zabur, Taurat, dan Injil diturunkan secara sekaligus pada para nabi yang dipilih-Nya. Bagaimana dengan kitab suci Al-Qur’an? Al-Qur’an berbeda karena diturunkan tidak sekaligus, tapi berangsur-angsur. Justru inilah salah satu keistimewaan Al-Qur’an.

Mengapa Al-Qur’an tidak diturunkan secara sekaligus?

Ada hikmah besar di baliknya. Sebenarnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala pun mampu menurunkannya sekaligus, namun dengan kesempurnaan hikmah dan ilmu-Nya, Al-Qur’an diturunkan secara bertahap dalam beberapa waktu, seperti kalam Allah:

“Dan Al-Qur’an itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.” (Qs. Al-Isra’: 106)

Dengan diturunkan secara berangsur-angsur, maka akan memudahkan Al-Qur’an untuk dihafal, difahami, dan diamalkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan para sahabat2nya. Orang2 Arab zaman dulu umumnya tidak bisa membaca dan menulis, sehingga mereka menyimpan ilmu mereka dengan hafalan.

Ayat lain yang menjelaskan hal ini adalah di Surat Al-Furqon berikut ini:

Berkatalah orang-orang yang kafir: “Mengapa Al-Qur’an itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?”; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar). (QS. Al-Furqon: 32)

Dengan turun secara berangsur-angsur, maka dapat memperkuat/memperteguh hati Rasulullah karena dakwah itu berat dan penuh rintangan. Ada ayat yang isinya berisi hiburan untuk beliau sehingga menjadi lebih sabar dan teguh dalam berdakwah.. ada yang berisi berita gembira akan kemenangan yang akan peroleh meski keadaan saat itu sangat sulit.. ada yang berupa kisah2 para Nabi yang ternyata mendapatkan berbagai cobaan2 yang berat juga, sehingga beliau bisa mengambil ibrah dari kisah tersebut.. ada juga yang menjawab pertanyaan2 kaum musyikin Mekkah, kaum Yahudi maupun menjawab pertanyaan para muslimin tentang beberapa hukum saat di Madinah..

Jadi, betapa indahnya dan betapa besarnya hikmah diturunkannya Al-Qur’an secara berangsur-angsur. Intinya, dalam Surat Al-Furqon di atas, tujuan diturunkan Al-Qur’an tidak sekaligus seperti kitab sebelumnya, tapi berangsur2 adalah untuk MEMPERKUAT/MEMPERTEGUH/ MEMPERKOKOH HATIMU..

Barangkali ini juga bisa menjawab pertanyaan salah satu saudari saya di Kalimantan,

Mengapa kita tidak bisa menguasai seluruh bidang yang kita inginkan sekaligus dalam satu waktu? Agar kita bisa menghafal ilmu itu, memahaminya, mempraktekannya.. dan agar ilmu itu benar2 kokoh dalam hati kita lebih dulu. Seperti ulama zaman dulu, tidak diperkenankan belajar hadits sebelum hafal/menguasai Al-Qur’an lebih dahulu. Jadi, kuasai dan tekuni dulu satu-satu.. 🙂

= = = =

Alhamdulillah, dalam perjalanan saya menghafal Al-Qur’an, banyak ayat Al-Qur’an yang saat saya hafal, saat itu pula saya mendapatkan kesan/hikmah/penjelasannya/mengingat masa lalu saya yang indah.. atau bahkan ujian bagi kehidupan saya. Misalnya,

-saat saya menghafal QS. Thaha, saat itu saya mendapat jatah dari ustadzah untuk mempresentasikan/menjelaskan pada teman2 di mahad tentang bagaimana proses Umar bin Khoththob masuk Islam. Padahal, Umar bin Khoththob masuk Islam setelah mendengar dan membaca QS. Thaha. Beliau kagum dan menangis karena merasakan keindahan Al-Qur’an. Hatinya luluh dan mengakui kebenaran karena tidak mungkin kata2 yang memiliki ketinggian satra itu itu adalah kata2 manusia lalu beliau masuk Islam.

-saat menghafal QS. Al-Ahqof, saya diuji untuk menuruti orang tua untuk bekerja dan tidak bisa masuk mahad lagi. Saat itu saya bertanya dalam hati, “Masya Allah, saya diuji dengan apa yang saya hafal.” Akhirnya saya mengambil cuti beberapa waktu dan terus memohon pada Allah agar bisa kembali lagi ke mahad untuk meneruskan hafalan.

-saat saya menghafal QS. Al-Hajj, saat itu adalah bulan Dzulhijah, di mana sebagian muslimin melaksanakan ibadah haji dan penyembelihan hewan qurban. Saya mendengar para penceramah di kajian membaca QS. Al-Hajj saat berkhutbah menjelang hari Idul Adha.

-suatu saat saya bertanya pada Allah, “Ya Allah, apakah yang paling berharga di dunia ini?” Setelah beberapa lama, hati saya menjawab : iman dan Islam. Lalu saya pun bertanya lagi, “Banyak orang yang mengaku orang Islam dan orang beriman, tapi ternyata mereka berbeda2. Ya Allah, bagaimanakah iman yang sesungguhnya itu?”.. Alhamdulillah, pagi harinya saya menghafal awal Qs. Al-Anfal yang menjawab pertanyaan saya. Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur sekali karena pertanyaan saya terjawab. Lalu saya menceritakan pada ayah, ayah menambahkan bahwa ciri iman yang sebebarnya itu diterangkan dalam Qs. Al-Hujurat.

-Suatu saya menghadiri majelis pengkhataman al-Qur’anyang diadakan besar2an di kota Solo, penceramah menjelaskan tentang kematian dan menyebutkan salah satu ayat di Surat Al-A’raf. “Masya Allah, ini adalah jatah hafalanku hari ini.”

-Saat saya menghafal salah satu ayat di Qs. Al-Qashash, saya teringat dulu pernah memohon pada Allah dengan doa yang mirip seperti yang diucapkan Nabi Musa ‘alaihissalam. Dan alhamdulillah, Allah mengabulkan doa itu dan memberikan kebaikan yang banyak.

-saat saya menghafal Qs. Maryam, saat itu saya sedang bersedih, lalu ada sebuah ayat yang benar2 menghibur dengan khitab yang tepat, “Alaa tahzanii..” Janganlah kamu besedih.. “. Kata kerja yang digunakan adalah kata kerja untuk perempuan tunggal, yaitu Maryam. Seolah-olah Al-Qur’an berkata padaku, “Janganlah engkau bersedih..” kemudian menceritakan bagaimana Allah memberi pertolongan dan kebar gembira pada Maryam. Setelah itu, saya tersenyum.. 🙂

Masih ada lagi yang belum bisa saya ceritakan, seperti kesan ketika menghafal QS. Az-Zukhruf, Al-Mukminun, Al’Ankabut, Al-Hijr, Al-Baqarah, Ali-Imran, Az-Zumar, Al-Isra’, Yunus, Yusuf, Muhammad, dst. Barangkali ini salah satu nikmatnya menghafal qur’an, untuk memperkuat hatimu.. karena memang menghafal qur’an itu banyak rintangan dan ujiannya.. saya akui.. berat.. Alhamdulillah, Allah memberi kabar gembira, menghibur kesedihan, dan menggantinya dengan kegembiraan.

 

 

 


Arsip

Statistik Blog

  • 821.185 hits