Learn to Be A True Muslimah

Posts Tagged ‘kebersihan hati

Hati dinyatakan sehat jika..

1-Kerinduannya kepada khidmah seperti kerinduan seorang yang lapar kepada makanan dan minuman. Yahya bin Mu’adz berkata, “Barangsiapa suka berkhidmah kepada Allah SWT, segala sesuatu akan senang berkhidmah padanya. Barangsiapa tentram dan sejuk hatinya lantaran taat kepada Allah SWT, maka tentram dan sejuk pulalah hati semua orang yang memandangnya.

2-Pemilik hati yang sehat hanya memiliki satu keinginan: taat kepada Allah SWT.

3-Sangat bakhil terhadap waktu. Menyesal jika terbuang sia-sia. Kebakhilannya terhadap waktu, melebihi kebakhilan manusia terkikir kepada hartanya.

4-Jika telah masuk waktu shalat lenyaplah segala harapan dan kesedihannya terhadap dunia. Ia mendapatkan kelapangan, kenikmatan, penyejuk mata dan penyejuk jiwa di dalam shalat itu.

5-Tidak pernah letih berdzikir kepada Allah SWT, tidak pernah bosan untuk berkhidmah kepada-Nya dan tidak bersikap manis kecuali kepada orang yang menunjukkan jalan kebenaran atau mengingatkan-Nya akan Rabb-Nya.

6-Perhatiannya untuk membenarkan amalan (membuat amal dilaksanakan secara benar), melebihi perhatiannya untuk beramal. Sehingga ia berusaha untuk ikhlas, loyal, ittiba’ dan ihsan di dalamnya. Bersamaan dengan itu, ia menyaksikan betapa banyak anugerah yang Allah SWT berikan dan ia tetap menyadari betapa ia telah banyak melalaikan hak-hak-Nya.

Assalamualaikum Wr.Wb.

Saudara-saudaraku sekalian.

Disini saya mengucapkan terima kasih banyak,terhadap mail-mail saudara,tertuju khusus kepada saya,baik itu berupa nasehat, saran, dukungan, kritikan, pujian dllnya. Saya tampung semua itu dgn senang hati. Yang dilayangkan lewat jalur umum maupun khusus. Meskipun dahulu saya pernah mengatakan, saya mohon maaf nggak dapat membalas mail semuanya. Nampaknya hal ini memang tidak dapat saya hindari lagi. Masih banyak juga yang masuk ke japri, mungkin sudah suratan saya, belajar sambil berkarya.

Percayalah,saya tidakkan marah, maupun keberatan, dgn permintaan-permintaan saudara sekalian,utk lebih banyak menulis artikel keagamaan, ataupun apalah namanya. Juga nasehat-nasehat serta bimbingan dari saudara semua.saya ucapkan terimakasih.Hanya

saja, kalau ada yang belum saya kabulkan permintaannya saya mohon maaf

Terkadang,saya merasa, bahwa yang diminta utk menuliskan ttg Metode menghafal Quran, cara berpakaian, berjilbab,dllnya..yang masih banyak lagi, saya rasa sudah saya tuliskan, beberapa bulan yang lalu, kalau saya forward kan nggak enak,s ama yang lain..? yang sudah pernah membacanya. Kalau nggak salah, saya masuk mailist ini, sehabis lebaran Idul Fitri yll, dan dari sekian banyak, saya lihat copyannya, ternyata banyak sekali.apalagi setelah saya gabungkan tanggapan-tanggapan dari saudara semua (surat-surat saudara semuanya, masih ada pada saya,mulai dari awal sekali, saya simpan baik-baik). Dan mohon didoakan saya, agar bisa berhasil dalam thesis (kuliyah) saya ini. Saya hanya takut, tugas belajar yang diberikan sangat sedikit, sementara yang saya teliti ratusan hadist.

Tapi, tak apa saya mengabulkan sedikit permitaan dari saudara,yang saya kira,cukup diperlukan bagi seorang Muslim yang ingin dekat pada Allah.

Pertama persiapan dalam menghafal Al Qur’an:

(Sejauh pengalaman saya yang menghafal Al Qur’an 30 juz, selama dalam jangka waktu 3 tahun, hanya inilah tambahan dari tulisan saya yang berlalu ttg bagaimana menghafal Qur’an itu,dalam hal ini,saya tak perlu memakai referensi, karena menghafal Qur’an itu butuh kesabaran, keuletan, dan ketelitian,):

1.Hati harus sangat bersih. jauhkan dari punya rasa sakit hati sesama teman, guru, orang tua, suami, istri,  anak, dllnya. Jangan sama sekali punya penyakit hati, percayalah, Al Qur’an tidakkan masuk kepada saudara, kalau hati saudara masih ada kotornya. Bayangkan saja, sumur, atau bak kamar mandi saudara, bila saudara ingin mengisi air baru kedalamnya, kalau tidak saudara bersihkan betul, yakinlah,warna airnya akan abu-abu. Begitu pula hati, kalau ingin dimasuki cahaya Al Qur’an. Penyakit hati itu sangat banyak, bisa saudara baca di buku-buku.Hasad, sombong, ta’ajjub, riya’, tak punya rasa kasih sayang sesama manusia, egois, dllnya.

2.Kalau ada kesalahan cepat-cepat minta maaf, jangan malu utk melakukan hal itu.

3.Jangan sama sekali bersikap kasar pada orang lain, jangan sakiti hatinya, tetapi bila ia mengritik saudara, hadapi dgn baik, lawan ia dgn argumen yang mantap, tanpa harus dgn kata-kata yang kasar, dan menyakitkan hati. Jangan lawan api dgn api. Tapi lawan api dgn air, dan harus pegang prinsip terhadap kandungan Al Qur’an.(tetapi ada masa-masa kita harus bertindak tegas.). Lihat sikon.

4.Lihat kembali mail yang saya tuliskan dalam masalah ini.(trip-trip mendidik diri dan anak dalam menghafal Qur’an) beberapa bulan yang lalu.

Do’a utk menghafal Qur’an:

a.) Banyak do’a utk itu. Salah satunya coba saudara lihat diakhir Al Qur’an yang sering dilantunkan orang dgn nyanyian (Allaahummarhamni bil Qur’an…dst fahami artinya,berdo’alah dgn khusyuk dan mengharap betul pada Allah,kalau saudara betul betul meresapinya,pasti saudara akan menangis.dan sering-seringlah menangis utk itu,juga utk menyesali perbuatan dan dosa,Air mata yang selalu keluar karena takut pada Allah,adalah mata yang ngak kesentuh oleh api neraka.Jangan terlalu banyak tertawa yang sampai melupakan diri kita pada Allah.

b) Do’a yang lain.Allahumma innani fuqaraa, faagnina, wainnani adzillah, fa’aijjani, bimannika, wajuudika, wafadlika, wakaramika, ya Ar hamarraahimiin” Artinya (Wahai Tuhanku,sesungguhnya aku sangat miskin,maka kayakanlah aku(dgn cahaya Al Qur’anMU), aku ini sangat lemah, maka kuatkanlah iman dan jiwaku itu dgn karuniaMU, kehebatanMU dan keutamaanmu, dan kelebihanMU, wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.…

Shalat utk menghilangkan sifat pelupa

Shalat tsb,ada empat Rakaat, sebaiknya dilakukan pada malam hari, Dan di dalam keempat rakaat itu yang harus dibaca pada Ayat rakaat pertama dan kedua.harus hafal dulu beberapa surat dibawah ini:

Surah Yaasiin, Al Furqaan (keduanya dibaca di rakaat pertama) Kemudian Surah, Fushilaat dan Ad Dukkhaan (dibaca pada rakaat kedua). Nah sudah hafal belum..? kalau belum, dihafal dulu.

Cara yang termudah utk menghafal Qur’an adalah dgn:

a) Memahami betul artinya (lihat terjemahan) supaya nggak hilang-hilang, atau susah hilangnya.

b) Hafal menurut cerita, atau topiknya (satu-satu topic, karena Al Qur’an itu berbagian-bagian, misal,ttg orang bertaqwa, cerita nabi Adam, Nuh, dllnya.

c) Hafal ayat per ayat,jangan masuk pada ayat kedua sebelum hafal ayat yang pertama.

d) Ulangi kembali. Dan ketika menambah ayat yang selanjutnya ulangi lagi ayat yang sebelumnya..lakukan hal ini terus menerus, jangan sampai berhenti. pertama-tama yang kita hafal sangat sedikit,lama kelamaan akan banyak sendiri itu nantinya, karena itu sudah janji Allah (‘Allamal Insaanaa maalam ya’lam, Mengajarkan manusia, apa-apa yang tidak ia ketahui).

e) Setelah dihafal beberapa surat, bawa ia di dalam Shalat saudara, pasti disitu akan ketahuan, mana ayat ,atau kata-kata yang anda lupa.Baca saja semampu saudara. Setelah selesai shalat lihat lagi Al Qur’an sambungan ayat yang lupa itu tadi, hafal lagi.Begitulah

seterusnya.

f) Kalau menghafal Qur’an jangan tanggung-tanggung, hafal sampai 30 juz, karena kalau

tidak, maka ia akan bisa lupa kembali. Jangankan yang setengah,yang sudah hafal 30 juz saja masih sering lupa,dan harus diulang terus.

g) Menghafal Al Qur’an itu sangat mudah dan cepat, bisa tiga tahun, kalau kita mempunyai tugas lain, seperti belajar, kerja rumah, dllnya, tetapi mempertahankannya sangatlah beratnya…Sungguh sangat berat. (surat Annisaa,yang lumayan cukup sulit dan panjang itu, bisa dalam jangka tiga hari, sudah saudara hafal, tetapi bila telah lupa, mengulangnya, bisa sampai lebih dua bulan.Bayangkan itu..?!.

h) Yakinlah kalau saudara punya tekad dan kemauan yang kuat, utk menempuh sesuatu yang baik, pasti semua itu akan mudah. kalau nggak ada kemauan yang kuat, jangan harap anda akan hafal.

i) Hafal terus jangan bosan-dan mundur, dgn segala godaan dan rintangan,tak ada yang mudah dicapai utk menuju sesuatu yang baik itu.harus butuh kosentrasi yang kuat, dan waktu yang cukup.

h) Dan yang harus ada orang yang mau mendengarkan hafalan Qur’an saudara itu., tidak perlu harus di tempat yang formal. Di rumah juga bisa. Bila saudara telah berkeluarga, pada suami/istri, suruh dia dengarkan sambil ia sendiri melihat Qur’an. Bila belum, pada teman,kakak, adek, atau siapa  sih yang kita kenal dekat, sambil berjalan pun bisa. sambil

masak, di bis, dllnya, asal jangan di kamar mandi.

k)Tapi saudara jangan heran, bila saudara telah hafal Qur’an,pasti banyak peringatan-peringatan dari Allah, atas perbuatan saudara. Bisa jadi hukuman itu saudara rasakan didunia, setelah itu saudara disuruh bertaubat, minta maaf..begitulah seterusnya Jalan

menuju Allah. Jalannya Penghafal Qur’an.. Sekali lagi bersabar, tabah dan jaga hati. Hafal sampai 30 juz, jangan tanggung-tanggung. Sekali menyelam di lautan, minum saja airnya langsung. (Tapi jangan semua air lautan itu diminum, bisa-bisa saudara mati terapung…) Demikian dulu dari saya, sebelumnya saya tutup artikel ini dgn kata-kata:

Dari kapas dibuat benang

Dari benang dibuat kain

Barang (kata-kata) lepas jangan dikenang

Telah jadi milik orang lain

Kalau ada sumur diladang

Bisa kita menumpang mandi,

Kalau ada kata-kata yang salah

Pada saudara saya mohon maaf, pada Allah saya mohon ampun.

Wassalam (Rahima Rahim)


Arsip

Statistik Blog

  • 821.185 hits