Learn to Be A True Muslimah

Posts Tagged ‘sahabat

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Dengan menyebut nama Robbku yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

Andaikan Alloh sang pemberi kehidupan, memberikan umur kepadaku hingga 60 tahun, dan diri ini adalah seorang pemuda berumur 25 tahun maka diri ini mempunyai sisa waktu 35 tahun lagi. dan jika dalam 1 hari diriku melakukan kesalahan 2 kali yang disengaja, maka di akhir hayatku aku akan menanggung kesalahan, yang harus  kupertanggungjawabkan lebih dari 25000 kesalahan.

Ya Robb, jika 5 dari sholat wajibku kulakukan ,dan 2 diantaranya tidaklah baik.tidak khusyuk ibadahku kepada Mu , tidak tepat waktu aku menghadap kepadaMu, maka aku harus mempertanggungjawabkan 25000 sholatku yang tidak khusyuk itu.

Akankah aku kuat menanggung ini semua, dan disaksikan kelak kesalahan ini dihadapan seluruh makhluk Mu.Disaksikan teman temanku, ayahku ibuku….. handai taulanku.

Jika dalam satu hari ada 2 orang yang hatinya kusakiti maka akan datang 25000 orang yang akan menanyakan tentang perbuatanku, menanyakan kembali akan kejinya kata kataku, dihadapan Engkau, di hadapan para malaikah dan disaksikan Rasullullah, sang lelaki yang kami dambakan untuk bertemu. Alangkah malunya aku, jikalau kelak Rasulullah, laki laki mulia itu menyaksikan perbuatanku dengan pandangan sedih, akankah dia akan memberi syafaatnya untukku dan aku hanya bisa tertunduk malu dan tidak bisa membela diriku. Betapa malunya diri ini jika kelak akan mengecewakan Rasulullah.

Biarkan kami menangis pada hari ini mengingat kembali semuanya, meneteskan air mata kami ditengah kesendirian kami dan ketidak berdayaan kami. Biarkan kami malu saat ini dihadapan diri kami dan Engkau, daripada kami harus malu kelak di hadapan seluruh makhluk-Mu.

Karenanya Wahai Rabb kami, Yang Maha pemurah, kurniakan kekuatan Ruh pada kami untuk  memperbaiki kesalahan kesalahan kami. Kurniakan kekuatan jiwa untuk beramal soleh sehingga Ada yang bisa kami persembahkan kepada Mu dengan hati yang ikhlas sebelum datang saatnya menghadap kembali kepadaMu.

Tuntun diri kami menjadi makhlukMu yang bersih hatinya, bening jiwanya dan tulus niatnya. Sesungguhnya Engkaulah Rabb kami yang Maha Penyayang.. dan maafkan, ampunkan kesalahan kami. Karena jika Engkau tidak mengasihani kami, maka kami adalah orang2 yang merugi.

Semoga Alloh menerima Amalan kita, meridhoi kita dan mengampuni kesalahan yang telah lampau.

Amin Ya Robbal ‘Aalamiin.

= = = =

sumber: sebuah tulisan dari sahabatku yang sangat baik.

Semoga kita jadi lebih tahu kekurangan diri dan lebih jujur pada diri sendiri bahwa ternyata masih banyak yang harus diperbaiki dan banyak bekal yang harus disiapkan untuk menuju kehidupan yang abadi. Wa ta’aawanuu ‘alal birri wat taqwaa wa laa ta’aawanuu ‘alal itsmi wal ‘udwaan.. Wat taqullaah..  InnallaaHa syadiidul ‘iqoob.

Iklan

Bismillah..

Setelah ana kehilangan salah satu sahabat ana, hidup ana menjadi berubah warnanya. Ana jadi teringat dengan sebuah ayat tentang kematian, yang tujuannya adalah agar diketahui siapakah yang terbaik amalannya..

Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, (QS. Al-Mulk: 1-2)

Bagaimanakah amalan yang terbaik itu?

1. amal yang paling ikhlas

2. amal yang paling banyak manfaatnya

3. amal yang paling besar resikonya

4. (saya lupa tapi kalau tidak salah adalah: amal yang paling kontinyu.. barangkali ada pembaca yang bisa membantu menyebutkan jawaban yang ke-4..)

“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang zalim menggigit dua tangannya seraya berkata : ‘Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul.’ Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab (ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Quran ketika AL-Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia. Berkata Rasul: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan.” (QS Al-Furqan 27-30).

FENOMENA menarik yang digambarkan ayat di atas adalah penyesalan orang-orang zalim karena mereka sudah salah memilih sahabat. Sahabat yang mereka pilih ternyata sahabat yang tidak bertanggung jawab setelah mereka dipengaruhi agar berpaling dari Al-Quran. Ayat di atas juga mengindikasikan keterkaitan yang cukup kuat antara bagaimana memilih sahabat dan penunjukan Al-Quran sebagai sahabat sejati. Dan pada ayat yang ke-30 Nabi pun mengadu kepada Allah menyangkut sikap kaumnya yang acuh tak acuh terhadap Al-Quran.
Term khalil (khaliilan) yang bermakna sahabat yang digunakan Allah SWT pada ayat tadi secara eksplisit menunjukkan bahwa manusia sangat membutuhkan seorang sahabat. Kebutuhan sahabat itu dapat kita tunjukkan pada saat ini dengan aktivitas yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan sahabat seperti meng-upload biodata ke media, chatting dan sebagainya. Ketika kita mendengar kata sahabat maka di dalam benak kita akan tergambar seseorang yang sangat akrab dan selalu hadir di tengah-tengah kita baik dalam keadaan suka maupun duka.
Sebelum mencari sahabat manusia kita sebaiknya bersahabat terlebih dulu dengan Al-Quran. Dikarenakan dalam Al-Quran kita dapat menemukan panduan hidup yang benar bagaimana memulai persahabatan yang positif dan kiat-kiat mengenali sifat sahabat yang baik. Di dalam sebuah ayat diungkapkan bahwa “Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS Az-Zukhruf 67).
Apabila kita jauh dari nilai-nilai Al-Quran dan tidak menjadikannya sahabat kita maka hidup kita akan mudah diperdaya oleh rayuan dan bujukan setan untuk dijadikan sahabatnya. Hal ini sebagaimana telah dijelaskan dalam firman Ilahi: “Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan yang Maha Pemurah (yaitu Al-Quran), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang akan menjadi temannya.” (QS Az-Zukhruf 36).
Intinya, dalam kehidupan kita hanya memiliki dua pilihan untuk dijadikan sahabat: Al-Quran atau setan. Manakala kita bersahabat dengan Al-Quran maka kita akan selamat di jalan Allah. Sebaliknya bersahabat dengan setan kita akan merugi dan jatuh ke lembah kehancuran dan kesesatan. Agar kita terhindar dari persahabatan dengan setan, Al-Quran telah memberikan tips yaitu sering-sering membaca ta’awwudz yaitu ungkapan A’udzubillahi minasy-syaithonir rajim. “Aku memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.” (QS An-Nahl 98).
Selain itu, alasan yang cukup kuat mengapa kita harus bersahabat dengan Al-Quran. Karena kita sebagai seorang muslim pasti sepakat bahwa Al-Quran adalah mukjizat khalidah (mukjizat abadi). Keberadaannya diyakini sebagaimana kata pepatah “tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan.” Ia akan senantiasa shalih fil al-zaman wa al-makan (selalu relevan di setiap waktu dan tempat).

Jadi kita sangat beruntung bila dapat bersahabat dengan Al-Quran. Hanya saja, untuk menjadikan Al-Quran sebagai sahabat karib, tentu kita harus memposisikan dan memperlakukannya seperti kita memperlakukan sahabat-sahabatnya. Yakni menjadikannya sebagai teman curhat, mendengar nasehatnya, mengikuti petuahnya dan ingin selalu dekat di sisinya, dalam hal ini dengan selalu membaca dan memahaminya.
Dengan begitu kita akan memperoleh kebahagiaan hakiki, dunia dan akhirat. Terlebih lagi, Al-Quran sendiri memperkenalkan  dirinya sebagai kitab petunjuk (hidayah) yang berfungsi mengeluarkan manusia dari kegelapan (zulumat) menuju cahaya (nur).
Lain kata, Al-Quran merupakan pedoman hidup bagi umat Islam untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Ternyata manfaat dari bersahabat dengan Al-Quran selain akan kita peroleh di dunia juga di akhirat nanti, karena membaca Al-Quran, meskipun belum mengerti maknanya, akan dibalas setiap hurufnya dengan sepuluh kebajikan.

http://www.sripoku.com/view/7219/Al-Quran_Sahabat_Terbaik

Meski RAMADHAN… telah BERLALU…

Namun KETAQWAAN… tak boleh LAYU…

Meski LEBARAN…  telah DATANG…

Nutrisi ILMU…  tak boleh BERKURANG…

Berbekallah di hari TERINDAH…

Tuk menjadi MUSLIM KAFFAH…

“Watazawaduu fainna khoiro zaadit taqwaa..”

Sebaik-baik bekal adalah TAQWA..

= = =

Sahabatku, semoga kita menjadi alumnus Universitas Ramadhan yang sukses dengan gelar ‘MUTTAQIIN’. Berubah dari ULAT berbulu yang ditakuti, menjadi KUPU-KUPU yang cantik dan disukai.. ^_^

Taqobballallahu minna wa minkum. Shiyamana wa shiyamakum.

Selamat Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir dan batin..

By : Dede Farhan Aulawi

Pagi yang sejuk memberi kesegaran agar kepala tertunduk tuk bersyukur

Kemacetan yang ada sebagai batu ujian tuk menguji kesabaran

Waktu yang bergulir cepat sebagai metamorfosa menuju kedewasaan iman

Kesibukan dan target hanyalah batu loncatan menuju gerbang kematian

Sebagaimana sahabat dan saudara kita yang telah pergi….

Rasanya baru kemarin mereka bersama…..

Tapi kini ntah di alam mana…

Yang pasti semua hanya soal giliran….

Kalau kemarin mereka….

Mungkin esok lusa giliran kita….

Sudah siapkah…???

Buanglah kejenuhan tak berdasar dalam hidup kita

Optimislah dalam memandang indahnya bukit kehidupan

Cukup sudah rasa kecewa, sakit, dendam, dan iri dalam diri kita

Dan berjanjilah…..

….agar tak ada lagi tempat penyakit hati di jiwa kita

Hiruplah nafas dalam – dalam….

Tersenyumlah…..

Berbahagialah……

Dan aku kan terus mendukungmu dalam do’a-do’a

Aku menyatu dalam setiap bayang langkahmu

…karena aku adalah sahabat baikmu

Hiasilah hidup kita dengan amal kebaikan…

Hiasilah wajah kita dengan mimik yang menyenangkan

Hiasilah hati kita dengan cinta…

Cinta yang kan selalu mendekatkan diri pada-Nya semata

Ya Robbana….

Engkau Yang Maha  PEMURAH,

Jika sahabatku Rindu,…

Rindukan dia kepada seseorang yang menjaga rindunya pada-Mu,

Agar sahabatku Tidak Lalai merindui SYURGAMU

Wahai Engkau Yang Maha PENGASIH,

Jika sahabatku memiliki cinta kasih,

Benihkanlah Cintanya kepada Seseorang yang melabuhkan cintanyakepadaMU,

Agar  bertambah Kekuatannya untuk  MencintaiMU,

Wahai Engkau Yang  Maha PENYAYANG,

Jika sahabatku Jatuh Hati,

Izinkan  dia  menyentuh  Hati

Orang yang Hatinya Tertaut KEPADAMU

Agar Sahabatku tidak Jatuh

Dalam Jurang Cinta Yang Engkau murkai,

Ya Robbana….

Bimbinglah setiap langkah kaki dan ucapan kami

Sinarilah jalan kehidupan kami

Baik di sepanjang pematang usia yang tersisa

…tuk merengkuh “Titian Keabadian” di akhirat kelak

Kepada-Mu kami beribadah…memohon …dan berlindung

…sebab Engkahlah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang

Ya Allah…
JAGALAH Sahabatku seiman ini,
di kala penjagaanku tak sampai padanya…

SAYANGI ia,
Kala sayangku tak mampu merengkuhnya di alam nyata…

MULIAKAN ia,
Kala penghargaanku tak terangkum dalam kata yang bersahaja…

Karena ENGKAU,
Punya segala yang tak kupunya….

Dan karena aku,
Inginkan dia SELALU MENJADI SAHABATKU di dunia.. dan selamanya…

Tag:

Arsip

Statistik Blog

  • 794.054 hits
Iklan